Melihat Keberhasilan Program Desa Bebas Api (2-habis) RAPP Berhasil Tekan Karhutla, Komit Sukseskan Asian Games 2018

PANGKALAN KERINCI ,

Sejak keberadaannya pada tahun 2014, Program Desa Bebas Api yang digalakkan PT Riau Andalan Pulp and Paper terbukti berhasil menekan angka kebakaran hutan dan lahan di Riau.

Berdasarkan data yang dirangkum Haluan Riau, saat digulirnya program ini area yang terbakar mencapai 0,18 persen dari total area yang dicakup. Angka ini turun, pada tahun 2015, 2016, 2017, masing-masing turun menjadi 0,01 persen, 0,07 persen, dan 0,03 persen.

Loading...

Saat ini terdapat 27 desa dari tiga kabupaten yang terlibat. Pada tahun 2014, tercatat 4 desa, tahun 2015 melonjak menjadi 18 desa. Sedangkan tahun 2017 dan 2018 program tersebut diikuti masing-masing oleh 18 desa dan 9 desa.

“Dan keberhasilan ini juga berkat kolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan dan masyarakat setempat untuk meningkatkan kesadaran zero-fire,” ujar Direktur PT RAPP, Rudi Fajar dalam acara apel penanggulangan Karhutla, Kamis (26/7) di Bandara Sultan Syarif Haroen Setia Negara, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Dalam implementasinya, keberhasilan Program Desa Bebas Api ini ternyata ditopang dengan lima elemen, yaitu penghargaan kepada desa yang tidak terjadi kebakaran selama tiga bulan, keterlibatan Crew Leader (warga asli desa yang menjadi koordinator FFVP di desa-red) untuk mendukung pencegahan kebakaran, memberikan bantuan pembukaan lahan melalui peralatan pertanian, meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya pembukaan lahan dengan cara membakar, dan pemantauan kualitas udara melalui perangkat PM10 di tujuh desa.

“Namun, kita jangan cepat puas dengan apa yang telah dicapai, marilah bersama-sama kita terus tingkatkan kerjasama dan kerja keras kita agar angka 0 kebakaran bisa dipertahankan,” ujrnya.

Tak ayal, keberhasilan program ini juga dipuji oleh Kapolda Riau Irjen (Pol) Nandang. Harapan inilah menjadi salah satu modal keyakinan dalam menghadapi tantangan persoalan karhutla ke depan. Apalagi, kata Kapolda, negara kita sedang persiapan menjadi tuan rumah perhelatan kegiatan olahraga yang akan diikuti oleh negara-negara asia yakni Asean Games.

Tentu, salah satu kunci sukses keberhasilan acara itu adalah pencegahan terjadinya karhutla dan peran perusahaan yang memiliki lahan konsesi sangat penting.

“RAPP sudah mulai inisiatif menjaga Riau bebas asap sejak tahun 2014 dan kita semua perlu dukung. Apalagi sebentar lagi ASIAN GAMES 2018 akan berlangsung, di mana pemerintah dan pihak-pihak terkait berupaya agar acara ini dapat berjalan dengan baik dan tidak terkendala dengan asap dari kebakaran hutan dan lahan,” kata Kapolda Riau.

Menyikapi harapan Kapolda Riau tersebut Rudi Fajar pun menegaskan dukungan pihaknya terhadap keberhasilan Asian Games 2018.

“Namun yang lebih penting bukanlah kontribusi sponsorship semata, melainkan kontribusi real yang kita berikan, menunjukkan tanggung jawan bersama dengan kesiapan untuk memastikan tidak ada asap dan kebakaran di Riau,” tukasnya.****