Pemkab Lakukan Koordinasi dengan OJK

PASIR PENGARAIAN (HR)- Pasca-ditahannya Direktur Utama (Dirut) Bank PT Bank Perkreditan Rakyat Rokan Hulu berinisial JA (46) oleh penyidik Satres Narkoba Polres Rohul, Rabu (1/8) lalu. Pemkab Rohul sebagai pemegang saham di Bank PT BPR Rohul, belum menunjuk pelaksana tugas (Plt) Dirut Bank PT BPR.

Alasan belum ditunjuknya Plt karena Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu belum menerima surat pemberitahuan status JA sebagai tersangka dalam dugaan kasus Narkotika dari Penyidik Satres Narkoba Polres Rohul.

Demikian disampaikan Bupati Rokan Hulu, H Sukiman melalui Penjabat Sekda Rohul H Abdul Haris SSos MSi menjawab sejumlah Media Selasa (7/8) di ruang kerjanya. “Pemerintah daerah belum menerima surat pemberitauan status JA dalam dugaan kasus yang dialaminya,” ujarnya.

Loading...

Namun begitu, sebelum menerima surat pemberitahuan status JA, Pemkab Rohul berencana melakukan koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau, Bank Indonesia, dalam hal proses yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah untuk penunjukan pelaksana tugas dari Dirut Bank PT BPR Rohul.

“Sesuai hasil koordinasi dengan pihak OJK Provinsi Riau, rencanya Jumat (10/8) akan menggelar rapat di Kantor OJK Pekanbaru. Karena sampai saat ini, pihak OJK belum tau apa yang terjadi, dan kita telah sampaikan sedikit kronologis yang diketahui dan informasi yang berkembang terkait kasus yang dialami Dirut Bank PT BPR Rohul,” pungkasnya.

Dalam rapat koordinasi dengan pihak OJK Provinsi Riau di Pekanbaru, nanti, akan menghasilkan keputusan, seperti apa proses yang harus dilakukan oleh Pemkab Rohul. Karena perbankan mempunyai aturan khusus dan Pemkab tidak bisa mengambilkan keputusan dan tetap ikuti aturan yang berlaku.

Di Bank PT BPR Rohul ada dua orang direktur yakni Dirut dan Direktur. Direkturnya PT BPR adalah Muswita. Kita sudah panggil dan menanyakan informasi dan kondisi Bank PT BPR Rohul, paska persoalan ditahannya Dirut Bank PT BPR Rohul.

‘’Kita juga sampaikan ke Muswita, untuk tetap melaksanakan operasional bank seperti biasa. Dan memastikan seluruh karyawan dan karyawati bekerja seperti biasa melaksanakan kerja dan melayani nasabah,’’ tuturnya.