in ,

Sampah Zona I Masih Berserakan

PEKANBARU (HR)- Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Kota Pekanbaru sudah menetapkan PT Godang Tuah Jaya, sebagai pemenang lelang swastanisasi sampah untuk Zona I, beberapa waktu lalu.

Namun hingga saat ini pihak perusahaan belum bisa menunjukkan kinerja yang memuaskan. Hal itu dibuktikan dengan masih berserakannya sampah di sejumlah titik lokasi yang diketahui menjadi wilayah kerja dari perusahan GTJ.

Salah satunya di Kecamatan Tampan, di lokasi tersebut hingga Rabu (22/8) siang, sampah berserakan di antaranya di seberang Rumah Sakit Awal Bros, Panam, simpang Delima, simpang Putri Tujuh dan seberang Ponpes Babussalam.

“Apalahni sampah kok tak diangkut-angkut. Kemarin katanya karena masa transisi peralihan ke pihak ketiga, sekarang alasan apalagi. Kami warga tak tahu masalah lelang atau tak lelang, yang kami tahu wilayah kami bisa bersih dari sampah,” kesal Mulyadi, warga Jalan Putri Tujuh, di lokasi sampah yang berserakan.

Lokasi sampah yang berserakan tersebut memang menjadi wilayah kerja dari pemenang lelang zona I yakni PT GTJ meliputi tiga kecamatan di antaranya Tampan, Mapoyan Damai dan Payung Sekaki.

Direktur PT Godang Tua Jaya(GTJ), Douglas Manurung, melalui Humas, Nofra Saputra, dikonfirmasi, Rabu (32/8), membenarkan memang masih ditemukan sampah berserakan di wilayah kerjanya. Ia beralasan untuk persoalan yang disampaikan pihaknya masih dalam masa transisi atau penyesuaian.

“Sampah bukan tak kita angkat, tapi pola masyarakat kita ini kan cenderung setelah satu jam kita angkut mereka buang lagi. Kami akan siasati masalah ini caranya mungkin dengan merubah jam pengangkutan. Bisa saja nanti kita rubah pengangkutan kita lakukan pukul 02.00-03.00 WIB, dinihari,” kata Novra.

Tidak seperti saat ini untuk pengangkutan sampah masih dilakukan pagi- siang atau masih seperti jam biasa yang dijalankan pihak DLHK dulu.
“Kita bukan tidak berbuat mengangkut sampah, tapi setelah kita angkut selang satu jam warga buang lagi. Jadi intinya masalah ini hanya transisi saja,” jelas dia.

Seperti diketahui terhitung 17 Agustus 2018, PT. GTJ sudah mulai bekerja sebagai pihak swasta yang mengelola pengangkutan sampah di zona I. Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru, Zulfikri. “Iya pemenang lelang sudah mulai bekerja sejak tanggal 17 kemarin. Tentang sampah yang berserakan itu saya sudah dapat laporan dari anggota yang bekerja di lapangan,” jelasnya.

Zulfikri, mengatakan, persoalan itu muncul karena masih dalam tahap penyesuaian. Namun demikian dia menegaskan kepada perusahaan pemenang untuk tidak mengulang peristiwa lama saat pengangkutan sampah dikelola PT Multi Inti Guna tahun 2016 silam. “Saya sudah instruksikan sopir untuk segera mengakut sampah yang menumpuk meskipun belum maksimal,” ujarnya.

Menurut Zulfikri, saat ini pemenang jasa pengangkutan sampah zona I masih melakukan pemetaan. Selain itu, para buruh dan sopir pengangkut sampah yang selama ini bekerja dibawah naungan DLHK terpaksa harus beradaptasi dengan lingkungan kerja baru bersama pihak ketiga. “Karena ini masa transisi dan peralihan kewenangan dari DLHK ke pihak swasta, tentu para sopir ini harus bisa menyesuaikan dengan aturan-aturan baru yang ada di perusahaan itu,” katanya. (her)

Comments

Jamaah Haji Lempar Tiga Jumrah

Korupsi Pengadaan Komputer di Diskominfotik Riau