448 Jemaah Haji Kampar Tiba di Batam

BATAM (HR)- Sebanyak 448 orang jema’ah haji dari Kabupaten Kampar plus petugas yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 05 tiba di Bandara Hang Nadim Batam Ahad (2/9) pagi.

Kedatangan rombongan jemaah haji Kampar yang pertama pada musim haji tahun ini disambut langsung Bupati Kampar dan sejumlah pejabat dari Pemerintah Kabupaten Kampar di Asrama Haji Embarkasi Batam.

Bupati Kampar dalam penyambutan didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar H Alfian dan Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar Hj Nurai’ni Azis.
Kepala Kemenag Kampar H Alfian menyebutkan, kedatangan Kloter 05 ini sebenarnya berjumlah 449 orang, namun ada satu orang jema’ah atas nama Wamah (60), warga Tapung sedang sakit dan masih dirawat di salah satu Rumah Sakit di Arab Saudi.
Seluruh jemaah Kloter 05 diterbangkan ke Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dengan menggunakan tiga unit pesawat Lion Air.

Loading...

Penerbangan pertama dari Bandara Hang Nadim Batam menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru yang berjumlah 213 orang jema’ah pada pukul 10.50 WIB.
Kemudian penerbangan kedua berjumlah 213 orang jema’ah pada pukul 12.50 WIB dan penerbangan ketiga sebanyak 22 orang jem’ah pada pukul 14.20 WIB.

Selanjutnya Kloter 06 dijadwalkan akan tiba di Bandara Hang Nadim Batam Senin (3/9) pukul 22.45 WIB dan akan diterbangkan ke Bandara SSK II Pekanbaru Selasa (4/9) pagi dengan menggunakan pesawat Lion Air. Penerbangan pertama berjumlah 215 orang jema’ah pada pukul 10.50 WIB. Kemudian penerbangan kedua berjumlah 181 jemaah pada pukul 12.50 WIB.

Bupati Kampar Azis Zaenal ketika menyambut kedatangan jemaah haji Kampar mengucapan selamat kembali ke tanah air.
Sementara, kaki Jamaah Haji (JH) asal Kampar dari Kecamatan Tapung, Mawah (60) harus diamputasi, sehingga ia tidak bisa pulang bersama JH di Kloter 5 Debarkasi Batam pada Minggu (2/9).

Nenek 60 tahun ini masih dirawat di salah satu rumah sakit di Jeddah, Arab Saudi hingga Minggu (2/9).Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kampar, Dirhamsyah kepada Tribunpekanbaru,com pada Minggu (2/9) mengungkapkan, kaki kanan Mawah diamputasi di rumah sakit Madinah setelah beberapa hari tiba di Arab Saudi.
“Nenek ini mengidap penyakit Gula Basah. Saya mendapat laporan dari Ketua Kloter, ada JH Kampar yang kakinya diamputasi,” kata Dirham, sapaan akrabnya.
Sebenarnya, JH itu sudah siap berangkat pulang setelah kaki bekas amputasi mulai pulih.
Namun kepulangannya terpaksa diundur karena penyakitnya kambuh.(rtc/ptc)