Akun Pelamar Bisa Diretas Hacker

Jakarta (HR)-Badan Kepegawaian Negara menyampaikan portal Sistem Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Nasional dengan alamat https://sscn.bkn.go.id/ bisa diretas oleh hacker.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Mohammad Ridwan pun menyampaikan sistem portal SSCN hingga akun pelamar CPNS bisa saja diserang hacker hingga menyebabkan mereka gagal melanjutkan seleksi CPNS.

Namun, Ridwan memastikan pihaknya akan mengantisipasi jika terjadi serangan oleh hacker sehingga pelamar CPNS bisa mengikuti seleksi CPNS dengan normal.
“Kemungkinan pasti ada (serangan hacker), tapi kita coba dengan apapun, dengan teknologi yang sudah ada untuk mencegah itu,” katanya dalam konferensi pers di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Loading...

Dia menjelaskan, pihaknya sudah mengantisipasi dengan menerapkan standar ISO 27.000 tentang keamanan informasi.
Selain itu, pihaknya juga mendapat bantuan dari lembaga hingga kementerian terkait dengan keamanan sistem teknologi informasi (TI).

“Dan kami dapat bantuan tim Panselnas, dari perguruan tinggi, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), dari Kemenkominfo dan sebagainya,” sebutnya.
Pihaknya pun berharap tidak ada hacker jahat yang berniat untuk mengacaukan sistem online lowongan CPNS.

“Mudah-mudahan tidak ada black hackers, adanya white hacker yang justru kami mengundang teman teman komunitas kalau ada lubang, ayo beritahukan supaya bisa cepat cepat (diperbaiki),” tambahnya.

SKCK jadi Syarat
Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) telah dibuka. Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi sebelum memilih instansi yang dituju.

Salah satu yang ramai diperbincangkan adalah adanya syarat berupa surat kecakapan catatan kepolisian (SKCK). Tapi SKCK tidak dilampirkan pada saat awal pendaftaran.
“SKCK nanti belakangan, setelah dinyatakan lulus,” kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB Herman Suryatman saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (20/9).

Pendaftaran CPNS dapat dilakukan secara online di situs sscn.bkn.go.id. Ada sejumlah berkas yang harus diunggah oleh para pendaftar.

Mengenai teknis kapan SKCK kemudian dilampirkan, Herman mengatakan hal itu telah diatur oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Namun Herman menjelaskan alasan keharusan mengantongi SKCK bagi para CPNS.
“Namanya juga surat keterangan kelakuan baik, normatif, warga negara harus berkelakuan baik, apalagi ini mendaftar untuk menjadi pegawai negara,” tutur Herman.(dtc)