Anggota Dewan ke LN Sekda Tolak Perjalanan Dinas ke LN

Pekanbaru-Di saat anggota DPRD Riau, kunjungan ke Luar Negri (LN), menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau, Sekretaris Daerah, Ahmad Hijazi, membatalkan 4 kunjungan dinas ke luar negri.
Sekdaprov Ahmad Hijazi, mengatakan, pembatalan kunjungan keluar negri tersebut mengingat semakin minimnya APBD Riau, dan belum masuknya tunda salur dana bagi hasil (DBH) dari Pemerintah pusat.
“Selagi kegiatan tersebut tidak mendesak, dan tidak ada gunanya bagi kita Pemprov Riau, lebih baik kegiatan yang kek luar negri dibatalkan. Saya saja ada empat kegiatan keluar negri daya batalkan. Termasuk dinas yang lain kalau tidak bermanfaat batalkan,” kata Ahmad Hijazi, Kamis (18/10).
Empat kegiatan yang dibatalkannya untuk dinas , Diana taranya ke Rotterdam, ke China Taipei, Hongkong dan Sosek Malindo. Menurutnya kegiatan tersebut belum begitu penting bagi Pemprov walaupun undangan resmi.
“Kita memikirkan keadaan keuangan yang tidak memungkinkan saja. Bagaimana perasaan masyarakat kalau anggaran minim kita ke luar negri,” kata Sekda.
Sementara itu ketika disinggung mengenai kunjungan kerja anggota DPRD Riau yang sudah berangkat ke luar negri. Sekda enggan membicarakannya, karena itu merupakan ranah dewan dan menjadi urusan dewan terhadap masyarakat dan APBD Riau.
“Itu urusan internal mereka, yang merasakan kan mereka sejauh mana anggaran yang dipakai,” kata Sekda.
“Ada lagi dari dinas yang ada di Pemprov mengajukan ke Timur Tengah tidam saya teken. Biar saja orang mau bilang apa sama saya, selagi untuk menjaga kestabilan keuangan daerah yang minim saat ini,” kata Sekda.
Sebelumnya diberitakan, disaat Pemerihtah Provinsi Riau defisit anggaran, dan tidak menggunakan APBD Perubahan, anggota DPRD Riau, dijadwalkan akan kembali kunjungan kerja ke luar negri. Tak tanggung-tanggung ada sekitar 20 anggota DPRD Riau yang akan berangkat. Anggota dewan ini dibagi menjadi beberapa tim ada yang ke Amerika dan ke Eropa. nur

=========

Tak Hadir Dipanggil Bawaslu (pakai wajahnya Edwar)
PABHR Minta Kepala Daerah Beri Contoh yang Baik

Loading...

PEKANBARU (HR)- Pusat Advokasi dan Bantuan Hukum Riau meminta kepala daerah yang dipanggil Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau agar memberikan contoh yang baik.
Hal itu disampaikan Ketua Pusat Advokasi dan Bantuan Hukum Riau (PABHR), Edwar Pasaribu, SH kepada wartawan, Kamis (18/10). “Setiap warga negara sama di hadapan hukum, tanpa terkecuali. Kami minta agar kepala daerah hadir dan taat dengan proses yang sedang dijalankan Bawaslu Riau,” kata Edwar.
Kepala daerah, seharusnya memberikan contoh kepada masyarakat. Jangan ketidakhadiran kepala daerah ini, justru menimbulkan tanda tanya bagi masyarakat.
“Kami mengapresiasi Bawaslu Riau yang telah melaksanakan tugasya dengan baik. Kami minta kepada kepala daerah agar menghormati proses yang sedang berjalan,” kata Edwar.
Bawaslu juga diminta tegas. Apabila tak datang pada pemanggilan pertama, segera panggil ulang. “Masyarakat akan terus mengawasinya,” katanya.
Seperti diketahui, sejumlah kepala daerah tidak datang memenuhi panggilan Bawaslu, sehingga panggilan dijadwalkan ulang.
Sesuai jadwal yang beredar, ada 5 kepala daerah yang dipanggil Bawaslu Riau pada Rabu (17/10), yaitu, Bupati Siak, Bupati Pelalawan, Bupati Kampar, Walikota Pekanbaru dan Bupati Rohul.
Pemanggilan tersebut diduga terkait dukungan kepala daerah salah satu pasangan Calon Presiden (Capres).
Sementara, soal pemanggilan kepala daerah di Riau pada sesi kedua, Kamis (18/10) juga tidak ada yang memenuhi undangan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau. Sebelumnya, pada sesi pertama pada Rabu kemarin, lima kepala daerah juga mangkir.
Hal ini dibenarkan Ketua Bawaslu Provinsi Riau Rusidi Rusdan. Ia mengatakan hingga sore tadi dari 6 orang kepala daerah yang dipanggil hari ini, 3 orang kepala daerah sudah mengkonfirmasi ketidakhadiran dan meminta reschedule (penjadwalan ulang).
“Yang jelas sampai sekarang 3 kepala daerah meminta reschedule. Yakni Bupati Rohil, Walikota Dumai dan Bupati Kuansing, sisanya belum ada konfirmasi. Tampaknya hari ini tak ada yang datang,” kata Rusidi.(rls/ckc/dar)