Kembangkan Penangkapan Narkoba di Bandara SSK II Polresta Pekanbaru Sita Koper Berisi Paket Diduga Narkoba

PEKANBARU (HR)- Setelah mendapatkan laporan dari Avsec Bandara SSK II, Selasa (23/10) pagi, Polresta Pekanbaru langsung menurunkan timnya. Penelusuran pun dilakukan menindaklanjuti penangkapan narkoba yang dibawa oleh satu orang penumpang yang menyimpannya di dalam selangkangan.

Tak lama berselang, Polresta pun berhasil menangkap lagi rekan dari penumpang yang sedang berada di salah satu hotel di Pekanbaru. Pelaku beserta barang bukti pun diamankan dan dibawa ke Kantor Avsec Bandara.

Dari pantauan di lapangan, tersangka yang dibawa terlihat masih berusia cukup muda. Selain itu, polisi juga terlihat mengamankan dua koper penuh paket yang diduga narkoba. Koper tersebut dibawa dari hotel tempat penumpang pembawa narkoba ini menginap.

Loading...

“Penangkapan ini masih proses pengembangan. Kita masih mengejar tersangka lainnya,” ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto pada Selasa (23/10).

Susanto mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi pihak bandara yang berhasil menggagalkan percobaan penyelundupan narkoba ini. Sejauh ini, seluruh percobaan melalui bandara berhasil digagalkan. “Kita apresiasi kesigapan petugas bandara dan Avsec,” ujar Susanto.

Diberitakan sebelumnya, petugas keamanan Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkoba via transportasi udara. Penangkapan ini terjadi ketika tersangka melewati Security Check Point (SCP) 2 sekitar pukul 8.30 WIB pagi.

Executive General Manager (EGM) Bandara SSK II, Jaya Tahoma Sirait, mengatakan bahwa petugas pada awalnya mencurigai gerak-gerak seorang tersangka yang usianya masih tergolong muda tersebut. Setelah melewati pemeriksaan x-ray dan fisik, diketahui bahwa ada sesuatu yang menempel di selangkangannya. “Mencurigai hal yang tidak lazim, petugas membawa tersangka ke ruangan untuk dilakukan pemeriksaan tertutup,” ujar Jaya, Selasa (23/10).

Dari pemeriksaan oleh Aviation Security (Avsec) Bandara SSK II bersama dengan Polresta Pekanbaru, diketahui berat narkoba diduga sabu-sabu ini 41 gram. Narkoba tersebut dikemas dalam pembalut dan ditempelkan ke badannya. “Ini sudah dua belas kali percobaan peredaran narkoba lewat bandara yang berhasil kita gagalkan. Percobaan peredaran narkoba yang telah dilakukan menggunakan beberapa cara seperti menempelkan di badan, di dalam barang bawaan maupun menggunakan cargo,” sebut Jaya.(ckp)