Percepat Wujudkan Pekanbaru Smart City Madani Pemko Tandangani Komitmen Bersama Seluruh OPD

?????????????????????????????????????????????????????????

PEKANBARU (HR)- Pekanbaru menjadi salah satu kota yang sudah dinyatakan lulus setelah mengikuti assesment diantara 25 kabupaten lain yang ada di Indonesia untuk mengikuti gerakan menuju 100 Smart City di Indonesia.

Sejalan dengan hal itu, bertempat di salah satu hotel di Pekanbaru, Pemerintah Kota Pekanbaru, melaksanakan kegiatan penandatanganan komitmen bersama percepatan Pekanbaru Smart City Madani dan Bimbingan Teknis Tahap IV, Senin, (22/10). Diikuti seluruh kepala OPD lingkup Pemko.

Walikota Pekanbaru, Firdaus, mengatakan ada enam pilar yang melandasi Kota Pekanbaru lolos dari Assesment Gerakan Menuju 100 Smart City. Diantaranya, tata kelola pemerintah yang pintar (smart govermance), penduduk yang pintar (smart people), dan ekonomi yang pintar (smart economy). Selanjutnya, lingkungan yang pintar (smart environment), kehidupan yang pintar (Smart Living), dan mobilitas yang pintar (Smart Mobility). Karena itu dia berharap pemerintah bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Loading...

“Pemerintah yang cerdas bisa memberikan pelayanan terbaik, jadilah pelayan dari hati dan sepenuh hati kepada masyarakat. Dengan masyarakat yang cerdas, disertai pemerintah yang cerdas akan mampu menghasilkan lingkungan yang cerdas pula,” imbuh walikota, dalam kata sambutannya, saat kegiatan berlangsung.

Menurutnya, semua harus berubah ke arah yang lebih baik lagi, mulai dari hal mendasar yakni Sumber Daya Manusia, maupun dalam membangun fisik kota. Tentu dengan prinsip-prinsip kota cerdas, begitu juga dengan perubahan yang dimaksud, adalah terkait pola pikir dan juga perilaku masyarakat. “Kita mesti berubah, mulai dari perubahan yang sangat mendasar, mulai dari membangun SDA maupun membangun fisik kota. Tentu dengan prinsip-prinsip kota yang cerdas. Melalui perubahan yang kita harapkan, bagaimana perubahan pola fikir dan juga perubahan perilaku masyarakat kita, tentunya dengan prinsip-prinsip kota cerdas,” jelasnya.

Wako, juga menyebut salah satu bagian dari smart city yang harus ada di masyarakat yakni, lingkungan yang pintar atau smart environment. Dalam hal itu dia meminta masyarakat untuk mencintai lingkungan, mengenali persoalan lingkungan berikut cara mengatasinya. “Untuk itu saya mengimbau camat, lurah, RT, RW, serta masyarakat, mari sama-sama kita pelihara lingkungan. Termasuk memelihara drainase di lingkungan, agar berfungsi dengan baik. Begitujuga dengan persoalan sampah di lingkungan,” imbuhnya.

Firdaus, menambahkan pembangunan di segala bidang dalam mewujudkan Pekanbaru smart city atau kota Pintar sudah menjadi kebutuhan. Hal itu seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi IT yang terjadi saat ini, sehingga keeenam pilar yang disebutkan diatas, juga menjadi kebutuhan di Kota Pekanbaru. “Pilar-pilar itu sudah menjadi sebuah kebutuhan di Kota Pekanbaru, makanya semua komponen harus cerdas menyikapinya, sehingga pembangunan terus meningkat di masa datang,” tambahnya.

Ia juga merinci, sebagai langkah awal untuk mewujudkan pembangunan di Pekanbaru, Pemko telah meluncurkan aplikasi berbasis online. Untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, bertujuan agar pelayanan semakin cepat, tepat, akurat dan tuntas. Tak kalah penting, untuk percepatan menjadikan Pekanbaru menuju kota cerdas, Pemko juga meluncurkan kartu pintar (smart- CARD). Bisa dipakai sebagai kartu ATM, identitas, kartu prabayar dan lain sebagainya.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Pekanbaru, Firmansyah Eka Putra, dalam.pemaparannya mengatakan, dalam tahun ini, Pekanbaru menjadi salahsatu kota dari 25 kota lain yang mengikuti gerakan 100 smart city yang ada di Indonesia.

“Kota Pekanbaru mengikuti assesment gerakan menuju 100 smart city di Indonesia, Alhamdulillah tahun ini Pekanbaru dinyatakan lulus sebagai salah satu dari 25 kota yang mengikuti gerakan menuju 100 smart city di Indonesia,” jelasnya.

Salah satu dari rangkaian acara yang dilakukan pemerintah pusat melalui Kominfo adalah melakukan bimbingan terhadap kota-kota yang ada di Indonesia, untuk dapat menyusun master plan yang ada di daerahnya masing-masing.

“Dan pada kesempatan kali ini kita telah membentuk dewan Pekanbaru Smart City, berisikan berbagai stakeholder dari pilar smart city Pekanbaru. Kita juga akan membentuk teknis Pekanbaru Smart City, bertugas untuk merumuskan, apa saja program-program percepatan Pekanbaru smart city dan akan diringkas kembali menjadi program ringkas yang disebut dengan Quick Wins,” papar dia.

Kegiatan yang dilaksanakan, merupakan tahapan terakhir dari Bimbingan teknik (Bimtek) yang sudah dilaksanakan sebelumnya. Bertujuan untuk memfinalisasi master plan smart city Pekanbaru, sekaligus menandatangani komitmen dari seluruh kepala OPD, bersama wali kota Pekanbaru.

“Sebelumnya kita sudah laksanakan beberapa kali Bimtek, pertama, tanggal 4-5 Juli, kedua, tanggal 14-15 Agustus, dan yang ketiga tanggal 13-14 September. Hari inilah Bimtek yang terakhir, mengusung tema ‘gerakan menuju 100 smart city, pada kesempatan inipula difinalisasi masterplan smart city Pekanbaru,” tutupnya.

Seperti diketahui, gerakan menuju 100 Smart City, sudah dilangsungkan sejak 2017 silam untuk tahap awal, setelah melakukan tahapan seleksi, terpilih sebanyak 25 kota/kabupaten untuk mengikutinya.

Ada beberapa parametar yang dipakai untuk tahapannya.Diantaranya, kondisi keuangan daerah, peringkat dan status kinerja penyelenggaraan pemerintah Daerah (data Depdagri) serta Indeks kota hijau (versi Kementrian PUPR).

Pekanbaru termasuk dari 25 kabupaten selanjutnya yang dinyatakan lulus pada tahap II tahun 2018, penandatangani nota kesepahaman untuk mengikuti Gerakan Menuju 100 Smart City tersebut sudah dilaksanakan, Selasa,(8/5), lalu di Jakarta. Sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan yang bertujuan mendorong pemanfaatan teknologi dalam menjawab permasalahan sekaligus mendorong potensi di daerah masing-masing.

Selain dihadiri Wako, Firdaus,kegiatan Bimtek sekaligus penandatanganan komitmen bersama juga dihadiri sejumlah undangan lain, diantaranya, Sekdako Pekanbaru,HM.Noer, juga tampak perwakilan dari Kementerian Kominfo, dan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkungan kota Pekanbaru serta dari perguruan tinggi.(Advertorial- Pemko).