DPRD Kaltim Pelajari Sistem Perda Zakat di Siak

SIAK (HR) – Sebanyak 15 orang rombongan BAZNAS, anggota DPRD dan Bappeda Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur datang berkunjung ke Siak dalam rangka mempelajari Sistem dan Penerapan Perda Zakat.

Rombongan langsung diterima Wakil Bupati Siak, Drs.H.Alfedri M.Si di ruang Pucuk Rebung kantor Bupati Siak, Selasa (22/10).

Wakil bupati Siak Alfedri menyambut baik dan mengucapkan selamat datang kepada rombongan komisioner BAZNAS dan Anggota DPRD Kabupaten Berau, Kalimantan Timur yang telah memberikan kepercayaan terhadap BAZNAS dan Pemkab Siak sebagai salah satu tempat untuk belajar khususnya terkait masalah sistem dan penerapan Perda zakat yang telah dilaksanakan Siak sejak tahun 2013.

Loading...

“Kami telah memberikan dukungan penuh terhadap BAZNAS baik itu program atau kegiatan yang dilaksanakan oleh BAZNAS, sampai dengan pembuatan Perda zakat, hal ini bertujuan demi meningkatkan kebangkitan zakat di wilayah Siak,” ujar Alfedri yang juga merupakan Duta Zakat Kabupaten Siak.

“Alhamdulillah Perda zakat di Siak telah berjalan dengan baik sejak 4 tahun ini,” tambahnya.

Alfedri menyebutkan penerbitan Perda zakat ini merupakan yang pertama dilaksanakan di Provinsi Riau, hal ini bisa terlaksana berkat komitmen pemerintah daerah bersama DPRD Siak dan elemen terkait untuk mengembangkan dan membangkitkan pengumpulan zakat infak dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Siak.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Berau, Syarifatul Sa’adiyah didampingi oleh Komisioner BAZNAS Berau mengucapkan terima kasih BAZNAS dan pemerintah Kabupaten Siak yang telah menerima dan memfasilitasi kedatangan rombongan kami di Kabupaten Siak.

Dikatakan Syarifatul Saadiyah, kunker kami ke BAZNAS dan Pemkab Siak ini adalah untuk mempelajari lebih dalam tentang sistem dan bagaimana penerapan Perda Zakat yang telah dilaksanakan di Kabupaten Siak saat ini, dengan harapan nantinya sepulang dari Siak, dapat membuat dan mengesahkan Perda Zakat di Kabupaten Berau.
“Kenapa kunjungan kerja kami di BAZNAS Kabupaten Siak? Karena sebelumnya pihak BAZNAS Berau telah berkoordinasi melalui BAZNAS Pusat, dan BAZNAS Pusat mengarahkan kami harus belajar ke BAZNAS Kabupaten Siak. Maka dari itu kami mohon bantuan dan sharing ilmu dan informasi, khusunya terhadap BAZNAS Siak,” tutupnya. (adv/ist/sha)