Pengembangan dari Bandara SSK II Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kurir Narkoba Miliaran Rupiah

PEKANBARU (HR)- Pasca keberhasilan petugas Avsec Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menggagalkan upaya seorang penumpang yang membawa narkoba dalam pembalut pada Selasa (23/10) kemarin, Tim Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru yang selanjutnya melakukan pengembangan penyelidikan juga berhasil mengamankan satu pelaku tambahan di sebuah hotel.

Kedua pelaku yang diduga masih satu jaringan tersebut statusnya juga sudah menjadi tersangka.

Menurut Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto, selain menetapkan dua tersangka, dari kedua tersangka, pihaknya turut mengamankan pula barang bukti dengan jumlah besar berupa sabu-sabu dan ratusan butir pil ekstasi. Ditaksir total barang bukti itu nilainya mencapai miliaran rupiah. “Ada dua (tersangka), sama yang (pelaku diamankan di bandara SSK II) kemarin. Hasil pengembangan kita, satu tersangka lagi kita tangkap di sebuah hotel. Dari pengembangan itu, kita dapatkan juga barang bukti sabu-sabu dan pil ekstasi yang disimpan dalam koper,” ujarnya, Rabu (24/10).

Loading...

Meski sudah menetapkan tersangka dalam pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba skala besar tersebut, namun Santo masih ‘merahasiakan’ inisial dari para tersangka.

Termasuk berapa jumlah keseluruhan sabu-sabu dan pil ekstasi yang diamankan dari tersangka. “Nanti pasti kita sampaikan semuanya saat ekspose, sekarang kita masih lakukan pengembangan (penyidikan) lagi,” singkatnya.

Sehari sebelumnya, untuk kesekian kalinya, petugas Avsec Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba yang dibawa oleh penumpang yang hendak menggunakan jasa transportasi udara, Selasa (23/10) pagi.

Dari keberhasilan tersebut, petugas Avsec pun mengamankan seorang penumpang berjenis kelamin laki-laki yang ketahuan menyembunyikan narkoba di dalam pembalut dan memakainya di selangkangan.

Menurut Executive General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Jaya Tahoma Sirait, penumpang yang bersangkutan diamankan oleh pihaknya sekitar pukul 08.30 WIB pagi. Saat itu, penumpang tersebut digeledah oleh petugas Avsec karena gerak-geriknya mencurigakan usai melewati Security Check Point (SCP) 2.

Kecurigaan itupun terbukti, meski SCP 2 tidak berbunyi saat dilewati, namun berkat ketelitian petugas sewaktu dilakukan penggeledahan, ditemukanlah pembalut di selangkangan si penumpang tersebut yang ternyata berisi sabu-sabu.(rtc)