Di Jalan Lintas Timur Polsek Batang Gansal Gagalkan Transaksi Narkoba

RENGAT (HR)- Personel polisi dari Polsek Batang Gansal gagalkan transaksi narkotika dan obat-obatan (narkoba) di Jalan Lintas Timur dengan tersangka berinisial WD.

Polsek Batang Gansal mengamankan seorang laki-laki berinisial WD (48), warga Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir. WD ditangkap aparat Kepolisian pada Rabu (24/10) di Jalan Lintas Timur, Desa Talang Lakat, Kecamatang Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Informasi yang diterima dari Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting melalui Ps Paur Humas Polres Inhu, Bripka Misran penangkapan WD tersebut bermula dari informasi yang diterima dari masyarakat. “Anggota Polsek Batang Gansal mendapat informasi bahwa akan ada transaksi narkoba di Jalan Lintas Timur, Desa Talang Lakat, Kecamatan Batang Gansal, Inhu,” kata Misran.

Loading...

Atas informasi tereebut, Kapolsek Batang Gansal, Ipda Endang Kusma Jaya memerintahkan anggotanya untuk turun ke lapangan guna melakukan penyelidikan. “Di lokasi ditemukan seorang laki-laki dengan ciri-ciri, badan kurus, rambut pendek, kumis tipis, kulit sawo matang, baju kemeja warna biru muda garis-garis, celana jeans warna hitam,” kata Misran.

Petugas yang melakukan pengobatan juga melihat gerak-gerik WD yang mencurigakan, sehingga petugas segera melakukan penangkapan. Saat digeledah petugas menemukan satu kotak rokok di kantong depan sebelah kanan.

Saat dilakukan pengecekan di dalam kotak rokok tersebut terdapat empat batang rokok. Selain itu, petugas juga menemukan bungkusan plastik bening yang patut diduga berisikan narkotika jenis sabu.

“Tersangka WD tidak mampu mengelak ketika ditanyai oleh petugas yang melakukan penangkapan, tersangka juga mengakui bahwa bungkusan tersebut adalah narkotika jenis sabu yang dipesan oleh seseorang,” katanya.

Atas pengakuan tersangka tersebut, Polisi melakukan mengamankan tersangka dan barang bukti narkoba ke Polsek Batang Gansal untuk penyelidikan lebih lanjut. Misran berkata berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui nilai paket shabu yang hendak dijual tersangka mencapai Rp2,8 juta.

Selain itu Polisi juga mengamankan satu unit handphone merk Nokia sebagai barang bukti.(tpc)