Hari Pertama Ujian CPNS Berjalan Lancar Telat, Peserta Langsung Gugur

PEKANBARU (HR)- Hari pertama pelaksanaan Ujian Calon Pegawai Negri Sipil untuk Provinsi Riau, berjalan lancar dan aman.
Termasuk server yang digunakan saat pelaksanaan ujian yang dilangsungkan di Gedung UPT BKD Riau, Ronggowarsito, Pekanbaru dengan menggunakan computer assisted test tidak ada kendala.
Namun, masih terdapat peserta yang telat datang dan dengan terpaksa menerima konsekuensi langsung dinyatakan gugur.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan, menuturkan ujian hari pertama diikuti sebanyak 360 peserta dari empat sesi ujian yang dijalani. Setiap sesi diisi sebanyak 90 peserta. Dari hasil ujian pertama beberapa peserta ada yang dinyatakan tidak lulus passing grade.
“Pelaksanaan tes dimulai sejak pagi hingga petang. Setiap sesi berlangsung selama 90 menit. Ada sebanyak enam peserta yang tidak memenuhi standar minimal seleksi kompetensi dasar (SKD),” jelas Ikhwan Ridwan, Senin (29/10).
“Di sesi pertama ada dua orang yang tidak memenuhi passing grade. Sesi kedua juga dua orang, dan sesi ketiga dua orang. Sedangkan sesi keempat belum keluar hasilnya, karena masih berlangsung,” tambahnya.
Dijelaskannya Ikhwan, tes SKD tersebut, dibagi dalam tiga kelompok, yang terdiri dari 100 soal. Antara lain, 30 soal untuk tes wawasan kebangsaan (TWK), 30 soal untuk tes intelegensia umum (TIU) dan 40 soal tes karakteristik pribadi (TKP).
Jika seluruh soal dijawab dengan tepat, nilai maksimumnya adalah 500. Nilai ambang batas SKD CAT seleksi CPNS 2018 berdasarkan Permenpan No.22 Tahun 2017 adalah 75 untuk TWK, 80 untuk TIU, dan 143 untuk TKP.
“Jadi, TWK, TIU dan TKP harus memenuhi passing grade. Kalau salah satu tidak tercapai nilai ambang batas, walaupun yang lain nilainya tinggi, tetap tidak terpenuhi. Kelulusan kebijakan pusat. Nanti diumumkan. Ada lagi peserta yang dinyatakan gugur langsung karena terlambat datang. Kita sudah wanti-wanti dari jauh hari, kalau terlambat itu tidak boleh masuk lagi. Langsung dinyatakan gugur,” kata Ikhwan.
Sementara itu, Plt Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim, menyempatkan diri meninjau langsung pelaksanaan hari pertam ujian CPNS. Plt didampingi Kepala BKD melihat dari luar ruang ujian agar tidak mengganggu peserta ujian.
Usai meninjau Plt Gubri, menghimbau kepada masyarakat atau peserta ujian untuk tidak percaya dengan calon CPNS. Jangan sampai menjadi korban penipuan calon, karena lulus atau tidak lulusnya peserta di tentukan dari hasil tes, dan tercatat langsung di layar hasil tes CPNS sesuai pasing grade.
“Jangan percaya dengan calo. Karena semuanya sudah terbuka. Tak seorang pun yang bisa membantu kecuali usaha sendiri. Berdoa lah agar dibuka pintu hatinya, agar dibukaka wawasannya sehingga anda dengan mudah mengisi soal ujian,” kata Plt usai meninjau.
Terpisah, salah seorang peserta ujian CPNS, asal Pekanbaru, Hendri Putra, menceritakan saat menjalani ujian tidak ada masalah. Ia sudah tidak canggung lagi dalam mengikuti ujian karena ia tahun lai juga ikut ujian yang sama. Ia mencoba peruntungan tes formasi tenaga perawat terampil di RSUD Arifin Ahmad.
“Tidak ada kendala, mudah-mudahan hasilnya baik. Sekarang dari hasil ujian masuk passing grade tinggal menunggu pengumuman saja,” katanya.
Untuk ujian selanjutnya, kembali akan dilaksanakan hari ini, Selasa (30/10). Di lokasi yang sama, sedangkan untuk daerah lain juga telah menjalani ujian di lokasi yang telah ditetapkan sebelum pelaksanaan ujian.

Dijaga Ketat
Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan pelaksanaan ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS dijaga ketat. Hal itu demi mencegah lolosnya joki untuk ikut ujian.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Mohammad Ridwan mengatakan pengamanan ujian dilakukan 2 lapis, yakni di ring 1 dan ring 2. Ring 2 adalah tempat berlangsungnya pengecekan identitas peserta ujian. Selanjutnya, ring 1 adalah tempat berlangsungnya ujian.
“Begitu ring 2, registrasi kemudian ID verifikasi dan sebagainya, itu sudah kita lakukan standar standar seperti Kemenkumham terhadap pengunjung lapas diperiksa pakai metal detektor. Kemudian yang nggak kalah pentingnya pemeriksaan KTP, kita lihat kesamaannya,” katanya, Jakarta, Senin (29/10).(nur, dtc)

Loading...