RAPBD Riau 2019 Naik Jadi Rp9,4 T

PEKANBARU (hr)-Tim Banggar DPRD Riau mendatangi Kemenkeu untuk membahas kondisi keuangan Riau. Mereka juga melakukan lobi agar anggaran Riau menjadi perhatian serius pemerintah pusat.
Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman, menyampaikan, pertemuan dengan Kemenkue tersebut menyepakat beberapa kesepakatan, terutama mengenai DBH Migas 2018.
Banggar minta agar dapat disesuaikan dengan asumsi USD 70/Barrel dan Kurs USD1-nya sebesar Rp15.000. Sehingga dalam pembahasan tersebut disepakati menjadi Rp1.354.002.572.000. Angka ini bertambah Rp600.556.335.000 dar penghitungan sebelumnya.
“Pada Dana Alokasi Khusus juga naik dari Rp1.533.482.890.000 menjadi Rp 1.863.041.338.000. Terjadi penambahan Rp.329.558.448.000. Total kenaikan dari pendapatan yang telah ditetapkan naik Rp1 triliun lebih menjadi Rp 5.719.715.049.000. Hal ini dimungkinkan dengan argumentasi harga minyak dunia dan kurs dollar yang naik, walaupun belum ada Perpresnya alhamdulillaah disepakati,” ujarnya.
Hal senada juga dikatakan anggota Banggar Suhardiman Amby. Ia menyebutkan, kenaikan DBH Migas itu meningkatkan jumlah RAPBD 2019 dari Rp8,3 triliun menjadi Rp9,4 triliun.
“Hitungan Pemprov sebelumnya Rp 8,3 triliun, terdapat selisih Rp1,1 triliun dari hitungan Kemenkeu karena ada kenaikan harga minyak. Sehingga diperkrakan APBD Riau 3019 jadi Rp9,4 triliun,” cakap Suhardiman.(ckc(