oleh

Jelang laga Jeka Saragih kontra Hatorangan Simbolon, Jeka optimis punya peluang kanvaskan Hatorangan Simbolon.

Pekanbaru, Juara Nasional kelas Light Jeka Saragih akan kembali bertarung dalam ajang One Pride Pro Never Quit. Petarung asal Sumatera Utara yang kini tinggal di Batam akan melawan Hatoropan Simbolon yang dijadwalkan pada tanggal 1 Desember 2018 di Jakarta yang ditayangkan live di Tv One.

Dalam keterangan pers yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp kepada berazam, Jeka optimis bisa menganvaskan Hatoropan.

“Do’akan ya. Saya punya peluang bisa kalahkan dia (Hatoropan),” kata Jeka.

Optimisme Jeka mendapat tanggapan positif dari Jefry Zein, Kordinator audisi One Pride Pekanbaru. Dimata Jefry Jeka merupakan petarung hebat dan memiliki mental juara yang kuat.

“Saya optimis Jeka Saragih bisa mengalahkan Hatoropan Simbolon,” ujar Pimpinan Perusahaan Haluan Riau itu.

Namun, meski demikian Jefry mengingatkan Jeka tetap waspada dan tidak boleh sesumbar, sebab lawan yang dia hadapi cukup tangguh juga. “Tetap waspada dan jangan lupa berdoa minta kekuatan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” tandas Jefry.

Jeka Asparido Saragih atau lebih akrab disapa Jeka Saragih dikenal sebagai atlet bela diri asuhan Batam Fighter Club (BFC) asal Dusun Bah Pasussang, Sumatera Utara. Namanya melejit setelah menjuarai kelas ringan MMA One Pride kelas 70 kg.

Sejak masih SMA, Jeka sudah menunjukan ketertarikannya dengan bela diri. Jeka menekuni wushu hingga ia mengikuti pertandingan di Filipina pada 2013 meski dirinya belum sukses meraih juara.

Kekalahan tak memadamkan semangat di dirinya. Jeka terus menekuni bela diri wushu hingga ia berhasil memenangkan kejurnas wushu di Yogyakarta mewakili Sumatera Utara.

Pada tahun 2015, Jeka sempat ingin mengikuti Pekan Olah Raga Nasional di Sumatera Utara. Tapi, orang tuanya melarang. Akhirnya, dia hijrah ke Batam dan menjadi pekerja galangan kapal di PT SMOE.

Di sela-sela kesibuaknnya bekerja, Jeka tetap mengasah kemampuan bela dirinya. Hingga akhirnya dia magang di sasana Batam Fighter Club (BFC) milik Yakop Sutjipto.

Jeka mendapat tawaran dari pemilik BFC untuk ikut kejuaraan One Pride TVOne yang mempertandingan para petarung Martial Mixed Arts (MMA). Setelah mengikuti seleksi, Jeka masuk dalam Grade A 70 kg.

Pada April 2017, pria dengan tinggi 181 cm ini berhasil menyabet posisi jawara MMA One Pride kelas 70 kg setelah sukses mengalahkan Ngapdi Mulidy, petahana asal Semarang dengan TKO di ronde pertama.

Namanya mulai tersohor, pada akhir Juli 2018, ia diminta untuk membawa api obor Asian Games yang berkeliling ke Sumatera Utara. Asian Games 2018 sendiri akan berlangsung di Jakarta dan Palembang. (AC/DN) champhionship one pride.*

Comments

News Feed