Pemprov Tunggu Pembahasan Kepemilikan Saham Lagoi

Pekanbaru (HR)-Pemerintah Provinsi Riau, sampai saat ini masih menunggu DPRD Riau untuk investigasi saham di Lagoi, Teluk Sebong, Bintan, Kepulauan Riau (Kepri). Dimana Riau memiliki saham sebesar 12,5 persen dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Riau, PT Sarana Pembangunan Riau (SPR).
Kepala Biro Ekonomi, Setdaprov Riau, Darusman menjelaskan, pihaknya hanya tinggal menunggu araha Dewan, kapan akan ke Lagoi untuk membahas kepemilikan saham Pemprov, yang belum memberikan deviden bagi Riau.
“Kita masih menunggu dewan, memang ada saham kita di sana melalui BUMD SPR sebesar 12,5 persen, selanjutnya TNI AL ada 7,5 persen dan perusahaan lain pemegang saham terbesar, PT Galan. Tentu akan kita selesaikan dengan Dewan,” ujar Darusman, Selasa (2/10),
Disinggung sejak kapan Pemprov menanamkan saham di Lagoi, Darusman mengatakan, penyertaan modal yang telah diberikan Riau di Lagoi sejak tahun 2013. Dimana ada penyertaan modal sebesar Rp20 juta yang diberikan oleh SPR.
“Kalau tak salah 20 juta, untuk devidennya belum ada. Inilah yang akan di cermati lagi,” kata Darusman.
Sebelumnya, beberapa bulan ini komisi III DPRD Riau menemukan adanya dugaan kepemilikan saham Pemprov di Lagoi resort. Dan selama ini di tutup-tutupi sehingga merugikan Riau dalam hal pendapatan daerah. Selain itu adanya dugaan mantan salah seorang pejabat Riau, yang juga pimpinan SPR yang memanfaatkan kepemilikan saham dan untuk pribadi.
Lahan milik Pemprov yang berada di Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri seluas 2000 hektar dikelola oleh swasta untuk dibuatkan sebuah resort mewah. nur

===============

Loading...