in , ,

Luno Taja Edukasi Investasi Aset Kripto

Pekanbaru Jadi top 3 Nasional

Oleh Andika
Liputan Pekanbaru

PEKANBARU (HR)-Luno yang merupakan perusahaan global di bidang aset kripto gelar edukasi investasi Aset Kripto bagi kaum milenial. Gelaran yang mengusung tema “NgopiBarengLuno” ini digelar di ballroom Arya Duta Hotel Pekanbaru, Sabtu (19/1). Hal ini karena tingginya minat investasi kripto khususnya Bitcoin dengan keuntungan yang cukup menjanjikan.

Operations & Growth Lead Luno, Claristy kepada Awak media mengatakan edukasi investasi Bitcoin dengan aman dan mudah melalui Luno adalah program yang telah dijalankannya di berbagai daerah. Seperti Medan, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Palembang, Batam, Makassar, dan Denpasar yang telah dilakukan sejak awal 2017 lalu. Sedangkan Bumi Lancang kuning merupakan kota terakhir program roadshow ini. Karena Pekanbaru juga kota ketiga di indonesia yang atifasinya terbanyak.

Untuk Indonesia aset kripto sudah ditetapkan sebagai subjek komoditi yang dapat diperdagangkan di bursa perdagangan berjangka oleh Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Sejak awal 2017, Bitcoin yang merupakan salah satu jenis cryptocurrency mengalami peningkatan nilai lebih dari 500 persen yang menjadikan aset kripto ini sebagai salah satu aset dengan performa terbaik.

” Gelaran ini adalah wadah edukasi kepada masyarakat mengenai Bitcoin yang sangat populer beberapa tahun belakangan. Sebab, pergerakan harganya yang signifikan serta kemungkinan keuntungan yang ditawarkan kepada para investor cukup menjanjikan. Kehadiran kita di Pekanbaru, karena di sini komunitas kita banyak. Bahkan tercatat komunitas di Pekanbaru masuk dalam Top 3 secara nasional, dari segi keaktifan,” Jelasnya
Untuk pengguna Luno saat ini banyak berusia 22-35 tahun yang memang usia produktif. berbagai keunggulan Luno dibanding dengan penyediaan jasa investasi lainnya. Seperti memberikan keamanan dan kemudahan untuk menyimpan, membeli, menggunakan, dan mempelajari aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum. Sebab perusahaan yang didirikan oleh Marcus Swanepoel dan CTO Timothy Stranex pada tahun 2013 ini telah memiliki lebih dari 2 juta pelanggan (wallet) yang tersebar di 40 negara.

Di Indonesia, Luno juga merupakan salah satu pendiri Asosiasi Blockchain Indonesia (A-B-I). Ini bertujuan untuk menjadi wadah pelaku industri yang bermitra dengan pemerintah untuk mensukseskan era industri dalam menciptakan ekosistem teknologi blockchain yang berkualitas melalui regulasi, inovasi dan kolaborasi.
Claristy menambahakan “Kebanyakan investor pemula mengira bahwa mereka harus membeli satu Bitcoin. Harga satu Bitcoin yang saat ini berada di angka sekitar 90 juta Rupiah, lalu menyebabkan para investor mengurungkan niatnya. Padahal nyatanya, di Luno pengguna dapat membeli Bitcoin mulai dari Rp15.000 saja, Hingga saat ini, secara nasional sudah terdapat 300 ribuan pengguna Luno di Indonesia. Dimana rata-rata transaksi Rp500 juta hingga Rp3 miliar,” tambahnya.***

Comments

5,38 Juta Belum Rekam KTP-elektronik

Kejati Bakal Panggil Kadis PUPR Riau