oleh

Seorang Bocah SD Tewas Tenggelam

PEKANBARU (HR)-Hiking puluhan murid SDN 166 Rumbai di bawah Jembatan Siak IV berubah menjadi petaka saat salah satu murid yang mengikuti hiking tersebut, Ju Leo Hendra (11) tewas tenggelam setelah mengabaikan larangan gurunya berenang di aliran Parit Belanda yang merupakan anak Sungai Siak di Jalan Siak IV, RT 03/RW 07, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir, Jumat (25/1) pukul 15.40 WIB sore.

Menurut Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Dianda, dari pengakuan salah satu saksi mata di TKP yang tak lain adalah guru korban, Abu Nazar (52), korban sendiri adalah murid yang pandai berenang.

Hanya saja saat kejadian, saksi memang sempat melarang korban beserta murid-murid yang lain agar tidak mandi ke Parit Belanda karena aliran air cukup deras. Namun bukannya menuruti nasehat sang guru, walaupun sudah dilarang, korban dan beberapa orang temannya tetap mandi ke Parit Belanda tersebut. Ironisnya, korban sampai berani berenang ke tengah hingga akhirnya terbawa arus dan tenggelam. “Dari keterangan saksi (Abu Nazar), awalnya pihak sekolah mereka sedang melakukan hiking dengan berjalan kaki dari sekolah menuju bawah Jembatan Siak empat. Murid yang mengikuti hiking itu berjumlah 51 orang, 31 perempuan dan 20 laki-laki. Tapi ketika sudah sampai di lokasi, ada beberapa murid yang minta izin untuk mandi di pinggir Parit Belanda, termasuk si korban. Saksi sudah melarang, namun ternyata korban dan beberapa temannya yang lain mengabaikan larangan tersebut,” ujarnya.

Masih kata Kasubag Humas, korban sendiri baru diketahui tenggelam di lokasi setelah teman-temannya memberitahukan kejadian itu kepada sang guru ketika rombongan sekolah mereka hendak melanjutkan perjalanan untuk kembali ke sekolah. Sontak kabar itupun langsung membuat sang guru kaget dan langsung berusaha mencari korban di sekitaran aliran anak Sungai Siak tersebut.

Kurang lebih 20 menit melakukan pencarian, sambungnya, usaha saksi tidak juga membuahkan hasil. Merasa kesulitan melakukan pencarian seorang diri, saksi pun lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Rumbai Pesisir sambil meminta bantuan kepada warga sekitar. “Setelah dilakukan penyelaman dan pencarian bersama tim SAR, polisi dan dibantu warga sekitar, jenazah korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 17.10 WIB. Jasad korban sudah dibawa ke klinik Misbah di Jalan Sembilang, Rumbai Pesisir, untuk dijemput oleh pihak keluarganya,” tutupnya.(rtc)

Comments

News Feed