oleh

Dasrial Belum Ditemukan

BENGKALIS- Hingga, Senin (28/1) petang, upaya pencarian terus dilakukan terhadap korban hilang, Dasril (60), Petugas Kepala Kamar Mesin (KKM) kapal Dharma Bahari Sumekar (DBS) 02.
Kapal muatan semen tujuan Tanjung Balai Karimun dari Dumai, tenggelam dihantam gelombang di Perairan Tanjung Jati, Bengkalis, Minggu (27/1) dinihari kemarin.

Pencarian petugas gabungan, Basarnas, TNI, kepolisian, BPBD Bengkalis dibantu warga melakukan penyisiran sekitar lokasi kejadian kapal tenggelam dan pesisir Selat Bengkalis, namun belum membuahkan hasil.

“Hari ini kita lakukan pencarian sekitar tepi tepi pantai pesisir Selat Bengkalis. Dengan jumlah personil kita turun sebanyak empat orang dibantu BPBD Bengkalis dan Polair,” jelas Komandan SAR Pos Bengkalis, Transpiranto.

Penyisiran dilakukan dengan menggunakan tiga kapal milik BPBD Bengkalis. Penyisiran dilakukan sejak pagi tadi sekitar pukul 07.30 WIB.
Menurut Transpiranto, pencarian di lokasi masih sedikit terkendala oleh cuaca yang belum bersahabat, gelombang cukup tinggi dan angin kencang.

“Kendala cuaca yang belum membaik di perairan. gelombang cukup tinggi dan angin kencang jondisi ini cukup menganggu penyisiran,” tandasnya.
Sementara itu, keluarga korban sudah menunggu di Dumai untuk mencari kepastian kondisi Dasril yang saat ini masih dinyatakan hilang.

Sebelumnya, Kargo DBS 02 dengan muatan 700 ton Semen Padang berangkat dari Dermaga PT Semen Padang di Kawasan Industri Lubuk Gaung Dumai Kecamatan Sungai Sembilan. Kapal dikemudikan satu kapten dan sembilan kru menuju Tanjung Balai Karimun Provinsi Kepulauan Riau pada Sabtu (26/1) siang. Kapal dilaporkan tenggelam sekitar pukul 22.00 WIB.

Dari 10 orang yang ada di kapal, tujuh di antaranya, terlebih dahulu bisa diselamatkan dan dijemput tim Basarna. Mereka antara lain bernama Fujianto (mualim I), Hardiana Adi jaya (mualim II), Iwan (ABK), Ismial (saudara kru). Kemudian kapten kapal Haris, Mulidi Saputra Pasaribu (ABK), dan Wiyo (Masinis III).

Selanjutnya, dua awak ditemukan selamat oleh warga, Minggu (27/1) pukul 15.31 WIB di pesisir Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis.
“Keduanya saat ini sudah berada di kediaman pak Ramli di Tanjung Leban, Bukit Batu, Bengkalis,” Kata Leni Tadika.

Diketahui, dua korban selamat tersebut menggunakan life jaket saat kapal akan tenggelam. Korban Diperkirakan hanyut sejauh 6,7 mil dari lokasi kejadian.(rtc, rol)

Comments

News Feed