in ,

Bupati Inhil Berikan Orasi Ilmiah Pada Wisudawan UIN

HM Wardan Meneriman Cendramata dari UIN Suska Riau.jpg

Pekanbaru (HR) Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan menyampaikan orasi ilmiah pada Sidang Senat Terbuka Universitas Dalam Rangka Wisuda Program Doktor Ke-22, Program Magister Ke-51 dan Program Sarjana dan Diploma Tiga Ke-71 Periode IV Tahun Akademik 2018/2019 Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Rabu (27/2) di Pekanbaru.

Dalam orasi tersebut, Wardan membahas program ‘Kampung Qur’an’ dengan konsepsi ‘Satu rumah Tahfidz di setiap Desa dan Kelurahan. menurutnya, dasar pemikiran program Kampung Qur’an sekaligus bisa menjadi ide kebijakan dan program pembangunan di daerah.

Loading...

“Konsepsinya ialah Melalui Pembangunan Kampung Quran dengan satu Rumah Tahfidz di setiap Desa dan Kelurahan Kita Perkuat Pembangunan SDM Berbasis Pengembangan Keimanan dan Ketakwaan,” ungkap Bupati.

Lebih lanjut Wardan menjelaskan, perkembangan rumah tahfidz belakangan ini berkembang pesat. “Seiring meningkatnya pengetahuan dan kesadaran beragama dalam kehidupan masyarakat Islam kita patut bersyukur upaya pengembangan tahfidz dewasa ini terus berlangsung. Semakin banyak lembaga pendidikan, baik lembaga pendidikan agama Islam maupun lembaga pendidikan umum memberi perhatian pada pemajuan tahfidz,” pungkas Bupati.

Bupati menuturkan, beberapa perguruan tinggi besar kini memberi jatah mahasiswa undangan dan beasiswa bagi lulusan SLTA yang menguasai tahfidz Al-Quran. Dukungan pemerintah maupun masyarakat pun juga tampak terus diberikan dimana-mana, demi menggelorakan tahfidz. Lomba tahfidz pun dari tahun ke tahun semakin semarak.

“Hebatnya, menjadi tahfidz itu bisa lintas disiplin ilmu, atau tidak harus berlatar disiplin ilmu atau bidang studi tertentu saja. Dan yang paling luar biasa, seorang yang berkompenetnsi tahfidz pastilah sekaligus enterprenur, tidak mungkin seorang tahfidz menjadi pengangguran,” kata Bupati.

embangunan SDM itu, dikatakan Bupati, tidak sekedar urusan pendidikan formal sekolah, tetapi juga meliputi pendidikan keluarga, pendidikan prasekolah, pendidikan nonformal, pendidikan alternatif, hingga pendidikan komunitas dan masyarakat. Pembangunan SDM itu, menurut Bupati, sifatnya pun kompleks, tidak berdiri sendiri, karenanya ia juga terkait dengan pembangunan infrastruktur dan berbagai sektor pembangunan lainnya.

“Setidaknya itulah yang melandasi kenapa di Kabupaten Indragiri Hilir kami memberi prioritas terhadap beberapa kebijakan pembangunan daerah yang sangat erat berkaitan dengan pembangunan SDM,” kata Bupati.(bpc)

Comments

Menteri Pendidikan Akan Kunjungi Kampar

Karyawan SRK Lapor Polres