in

Profesor-Peneliti Mosi Tidak Percaya

Profesor dan Peneliti LIPI layangkan mosi tidak percaya kepada Laksana Tri Handoko selaku Kepala LIPI.

Jakarta (HR)-Profesor riset dan peneliti utama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melayangkan mosi tidak percaya kepada Laksana Tri Handoko selaku Kepala LIPI. Mosi tidak percaya itu dilayangkan karena para profesor dan peneliti LIPI menilai Handoko mengingkari kesepakatan tentang pengkajian ulang kebijakan reorganisasi.

Mosi tidak percaya kepada Handoko dibacakan perwakilan profesor dan peneliti LIPI, Hermawan Sulistyo, di gedung LIPI, Jakarta, Kamis (28/2). Hadir profesor di antaranya Syamsuddin Haris, Jan Sopaheleuwakan, dan Lukman Hakim.

Loading...

“Kepala LIPI ternyata tidak menepati janji menghentikan reorganisasi dan redistribusi sesuai kesepakatan yang diambil kedua belah pihak dan imbauan tersebut,” kata Hermawan.

Hermawan menuturkan mosi tidak percaya kepada Handoko dilayangkan juga karena sembilan alasan lainnya. Alasan yang dimaksud di antaranya kepemimpinan Handoko dianggap telah merusak sistem dan tata kelola internal LIPI, merosotnya pelayanan publik LIPI, sampai kepada hancurnya reputasi LIPI sebagai pemegang otoritas keilmuan.

Atas berbagai alasan tersebut, para profesor dan peneliti LIPI menyatakan tak percaya pada kepemimpinan Handoko. Karena itu, mereka mendesak Presiden Joko Widodo bertindak tegas.

“Setelah mengamati perkembangan situasi yang semakin memburuk di LIPI sebagai akibat kepemimpinan yang otoriter, tidak transparan, tidak kolegial, tidak partisipatif, tidak humanis, dan tidak inklusif, maka kami tidak lagi percaya dengan kepemimpinan Dr Laksana Tri Handoko sebagai Kepala LIPI. Guna mencegah dampak kerusakan lebih lanjut, kami meminta kepada Presiden Republik Indonesia untuk MEMBERHENTIKAN Dr Laksana Tri Handoko dari jabatannya sebagai Kepala LIPI,” tegas Hermawan.(dtc)

Comments

Tumpukan Sampah Masih Ditemukan di Tampan

Pemkab Kampar Gelar Supervisi Bersama KPK