in , , , ,

Razia THM Diduga Bocor

Anjing K-9 Dikerahkan

Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Untung Subagyo kala menginterogasi tiga pengunjung RP International yang mengaku anggota Polri. (dod)

PEKANBARU (HR)-Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau melakukan razia di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru. Dengan melibatkan anjing dari Unit Deteksi K-9, petugas berusaha mencari barang bukti narkotika.

Razia dimulai pada Sabtu (2/3) malam, dan dipimpin langsung Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Untung Subagyo. Kegiatan ini juga melibatkan unsur TNI dan Polri.

Lokasi pertama yang disasar petugas adalah RP International Exclusive yang berada di kawasan Riau Business Center (RBC) di Jalan Riau. Sesampai di sana, petugas yang dibantu 2 ekor anjing pelacak langsung menyatroni satu per satu ruang karaoke yang ada.

Umumnya, ruangan itu telah ditinggalkan penghuninya. Namun di salah satu ruangan, tepatnya di Room Valencia, pengunjungnya tak sempat keluar. Di sana, petugas mendapati tiga orang pria yang mengaku sebagai anggota Polri bersama tiga rekan wanitanya.

”Isinya semua anggota (Polisi,red),” ujar seorang anggota Propam Polda Riau yang diikutsertakan dalam kegiatan tersebut.

Dua dari tiga pria itu mengaku bertugas di Riau, sementara seorang lagi mengaku bertugas Polres Metro Tangerang, Jakarta. Mendapati informasi itu, Brigjen Pol Untung Subagyo langsung melakukan interogasi di tempat.

Seketika itu, tiga pria itu langsung dikerumuni anggota Propam Polda Riau, dan langsung melakukan pendataan.

”Anda anggota, ya? Coba hubungi komandanmu. Biar saya ngomong,” perintah Untung Subagyo kepada oknum tersebut.

Tak lama berselang, ketiga oknum tersebut langsung dibawa petugas untuk diperiksa lebih lanjut oleh Propam Polda Riau.

Dari RP International, petugas bergeser ke Permata KTV di Jalan Khadijah Ali. Sayang, di sana seluruh ruangan tampak kosong.

Tempat berikutnya adalah Queen Club dan MP Club. Kedua tempat hiburan malam itu berada di Jalan Jenderal Sudirman. Sama halnya dengan Permata, kedua tempat ini juga dalam keadaan kosong.

Tidak hanya itu, S-Club Pub & KTV di Star City Square, kondisinya juga tak jauh berbeda dengan tiga tempat yang disasar sebelumnya. Dimana ruangan telah ditinggalkan pengunjungnya.

Tidak hanya itu, tempat hiburan di Jalan Sultan Syarif Qasim, New Paragon Pool & Cafe, dan Arena Entertainment di Jalan Tuanku Tambusai, isi ruangan karoeke rata-rata sudah kosong. Begitu juga dengan Sago KTV di kawasan Hotel Furaya di Jalan Jenderal Sudirman.

Terakhir, tempat yang didatangi petugas adalah Embassy Pekanbaru di Hotel Jatra. Meski telah sepi pengunjung, seorang Disk Jockey (DJ) masih tampak memainkan peralatan musiknya.

Diduga Bocor
Sepinya pengunjung di sejumlah tempat hiburan pada malam minggu itu berbeda dengan kondisi pada umumnya. Diduga manajemen tempat hiburan telah mendapatkan informasi akan adanya razia yang dilakukan BNNP Riau.

Dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Pemberantasan dan Penindakan BNNP Riau, AKBP Haldun, razia kali ini pihaknya tidak menyasar para pengguna dengan melakukan tes urine. Melainkan lebih mengamankan barang bukti narkotika.

”Makanya kita libatkan anjing pelacak,” kata Haldun usai pelaksanaan razia, Minggu (3/3) sekitar pukul 3.30 WIB.

Terkait kebanyakan tempat hiburan yang didapatkan dalam keadaan sepi, Haldun mengatakan pihaknya akan melibatkan personel yang lebih banyak pada razia mendatang. Razia itu, katanya, akan dilakukan serentak.

Kemudian, barang bukti dan pengunjung yang ditemukan, langsung diamankan petugas dan dibawa ke kantor BNNP Riau di Jalan Pepaya, untuk diproses lebih lanjut.

”Ke depannya, razia akan lebih kita matangkan agar hasilnya maksimal,” pungkas Haldun.(dod)

Comments

TNI & Polri di Kecamatan Rambah Giatkan Patroli

Masih Kurang Alat Bukti, SA Belum Tersangka