in , ,

Komisi A DPRD Kuansing Akan Panggil Kepala SMA dan SMK

Terkait Pungli

Rencana Komisi A DPRD Kuansing panggil seluruh kepala SMA dan SMK terkait dugaan pungli bisa terlaksana. Disdik Riau sudah setuju..jpg

TELUKKUANTAN (HR) – Ketua Komisi A DPRD Kuansing, Musliadi menyatakan, Dinas Pendidikan ( Disdik ) Riau dalam waktu dekat akan memanggil seluruh Kepsek SMA dan SMK di Kuanisng terkait keluhan pungutan terhadap siswa.

Hal ini sebelumnya disampaikan Komisi A saat melakukan pertemuan dengan Disdik Riau, Selasa ( 19/2 ) lalu di kantor Disdik Riau. Turut mendampingi Musliadi, Maruli Tamba, Darmizar, Andhy Manzharui, Edrizal.

Loading...

“Disdik Riau akan memanggil Kepsek SMA dan SMK di Kuansing, setelah rombongan Komisi A DPRD Kuansing mempertanyakan hal ini,” ujar Musliadi.

Kedatangan Komisi A ini, menindaklanjuti keluhan terhadap adanya pungutan di SMA dan SMK di Kuansing yang masuk dari dua Kecamatan. Oleh sebab itu salah satu tujuan kedatangan mereka meminta Disdik Riau turun tangan untuk melakukan pembenahan.

Sebab, menurut Musliadi, jika tidak ada pembenahan selain memberatkan orang tua siswa, Kepsek dan para guru juga dapat tersandung permasalahan hukum.

“Ini yang tidak Kita inginkan dan perlu diluruskan sejak awal, jangan sampai ada masalah hukum dikemudian hari,” ujarnya, Senin (4/3).

Karena para orang tua siswa dan masyarakat mengetahui biaya pendidikan ditingkat SLTA baik SMA dan SMK gratis. Maka kata Musiadi, perlu klarifikasi dari Disdik Riau terkait adanya pungutan tersebut.

Klarifikasi Disdik menurutnya diperlukan agar jelas perbedaan sumbangan dengan pungutan. Mengacu kepada surat edaran Permendikbud, untuk sumbangan dibolehkan. “Tapi tidak boleh memaksa dan perlu ada keringanan bagi orang tua yang tidak mampu membayar iuran tersebut,” jelasya.

Selain itu kata Cak Mus, sumbangan dari orang tua siswa juga harus dipertanggungjawabkan secara transparan kegunaannya, sehingga wali murid dapat memahami.

Dari keterangan Disdik Riau, kata Cak Mus, yang berlaku saat ini berbentuk sumbangan yang mengacu kepada surat edaran Sekjen Kemendikbud untuk forum komite. Forum komite yang kemudian menyampaikan masalah sumbangan kepada wali murid.

Disdik Riau katanya juga menegaskan, seluruh Sekolah bebas biaya. Lain halnya kalau ada orang tua murid yang berkenan menyumbang.(rtc/nie)

Comments

Bupati Inginkan Pacu Jalur Rebut Piala Presiden

Masyarakat Ingin KPK Usut Proyek PLTU Siak