oleh

Muscablub Ricuh, Mantan Ketua PP Pekanbaru Minta PP Riau Selesaikan

PEKANBARU (HR)-Jhoni mengaku mengetahui kejadian ricuh dalam pelaksanaan Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Pemuda Pancasila (PP) Pekanbaru, Rabu (6/3). Mantan Ketua MPC PP Pekanbaru itu meminta MPW PP Riau untuk segera menyelesaikan persoalan itu.
Kericuhan itu terjadi saat muscablub yang digelar di salah satu ruangan Hotel Jatra Pekanbaru baru dimulai. Tiba-tiba saja, sejumlah anggota PP berlarian ke arah pintu. Terlihat piring-piring berterbangan, dan pintu restoran mengalami retak.
Pemandangan itu terlihat dari video yang terima Haluan Riau. Dalam video itu juga terlihat sejumlah anggota Polisi mencoba untuk mengamankan situasi agar kembali kondusif.
Kuat dugaan, kericuhan itu terjadi menyikapi kebijakan MPW PP Riau membekukan MPC PP Pekanbaru berdasarkan hasil rapat pleno beberapa waktu lalu.
Menurut PP Riau, pembekuan itu dilakukan karena adanya Muscab PP Pekanbaru yang menetapkan Jhoni sebagai ketua, dan itu dinilai telah melanggar Anggaran Rumah Tangga (ART) organisasi.
Atas pembekuan itu, PP Riau kemudian menunjuk Iwan Pansa sebagai caretaker hingga dilaksanakannya muscablub. Namun saat tiba pelaksanaan muscablub, kericuhan pun terjadi.
Dikonfirmasi, Jhoni mengaku mengetahui kejadian dan ketegangan saat muscablub itu. Dia meminta agar MPW PP Riau segera menyelesaikannya.
“Saya minta segera diselesaikan. Itu (kader yang bentrok,red) anak-anak mereka juga,” ujar pria yang akrab disapa Jhon Lelek itu.
Disinggung mengenai muscablub yang akhirnya menetapkan Iwan Pansa sebagai Ketua MPC PP Pekanbaru yang definitif, Jhoni tak mau berkomentar lebih banyak. “Kalau masalah itu (hasil muscablub, red), saya no comment la,” pungkas dia.
Comments

News Feed