oleh

PPK dan Tim PHO Dituntut 20 Bulan Penjara

PEKANBARU (HR)-Selasa (5/3) sekitar pukul 18.00 WIB, hari penentuan dari jaksa untuk tiga lagi terdakwa pidana korupsi pembangunan Ruang Tata Hijau (RTH) dan TUGU integritas, Jalan Achmad Yani.

Ketiga terdakwa merupakan rangkaian 18 tersangka yang ditetapkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, yakni Yusrizal selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Ichwan Sunardi dan Hariyanto selaku Tim PHO. Dituntut Jaksa dengan pidana penjara masing masing selama 1 tahun 8 bulan (20 bulan)

Amar tuntutan yang dibacakan secara terpisah oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Astin SH, Oka Regina SH dan Lusi SH, dipersidangan tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. Ketiga terdakwa tidak dikenakan membayar kerugian negara. Karena kerugian negara telah dikembalikan diawal persidangan. “Menuntut terdakwa dengan pidana penjara masing masing selama 1 tahun 8 bulan, denda Rp50 juta subsider 3 bulan,” jelas Astin.

Ketiga terdakwa terbukti melanggar Pasal 3 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP,” terang JPU.

Atas tuntutan tersebut, Kershaw terdakwa dihadapan majelis hakim yang dipimpin Saut Maruli Tua Pasaribu, menyatakan pledoi pada sidang pekan depan. Untuk diketahui, ketiga terdakwa ini, turut serta secara bersama sama dengan Dwi Agus Sumarno, Kadis PUPR Riau, Yuliana, Rinaldi Mugni, Khusnul, Direktur PT Bumi Riau Lestari, serta dua dari tim PHO yakni, Raymon dan Arri Darwin. Melakukan perbuatan tindak pidana korupsi yang merugikan negara Rp935 juta.
Dimana pada pengadaan proyek RTH ini ditemukan adanya rekayasa pengaturan tender dan rekayasa pada pengadaan proyek dianggarkan dengan dana APBD sebesar Rp14 miliar lebih.(rtc)

Comments

News Feed