in ,

Tanam Perdana Sawit Rakyat di Desa Bukit Intan Makmur

Sekda Rohul

PASIRPANGARAIAN (HR)-Bupati Rokan Hulu Sukiman diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hulu Abdul Haris menghadiri tanam perdana kelapa sawit yang merupakan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), Rabu (6/3). Tanam perdana sawit rakyat dilakukan secara simbolis oleh Sekda Rokan Hulu Abdul Haris yakni di Desa Bukit Intan Makmur Kecamatan Kunto Darusalam, didampingi Kepala Disnakbun Rokan Hulu Sri Hardono.

Tanam perdana ini turut dihadiri pimpinan PT Buana Orbit Sejahtera (BOS) Alexander Pranoto dan jajaran seperti Antoni, Effendi dan lainnya. Hadir juga Camat Kunto Darusalam Ruslan, Kepala Desa Bukit Intan Makmur Nasta’in, para Ketua KUD, Ketua Kelompok Tani, serta ratusan petani dan keluarga petani.

Loading...

Ketua KUD Intan Makmur Heri Suprapto, dalam sambutannya mengatakan penanaman sawit rakyat akan dilakukan di lahan 682 hektar, dan sampai hari ini baru terealisasi 75 persen.

Heri mengaku, penanaman seharusnya dilakukan 21 Februari 2019, namun ditunda. Dan ditargetkan, sampai April 2019, sudah tertanam 80 persen, dan pada Mei 2019 sudah selesai penanaman di 682 hektar.

“Semoga kegiatan ini berjalan baik, dengan niat baik dan tujuan baik semoga sukses,” sampai Heri Suprapto dalam sambutannya.

Sementara, Sekda Rokan Hulu Abdul Haris dalam sambutannya mengatakan PSR merupakan program unggulan pemerintah dengan target kebun sawit sekira 18 juta hektar se-Indonesia dan BPDPKS diberi kepercayaan untuk mengelolanya.

“Kita bersyukur atas pemikiran pemerintah atas program ini, sebab petani dibantu Rp25 juta per hektar untuk peremajaan sawit rakyat ini. Pemerintah sangat paham sekali dalam pengelolaan PSR ini. Walau ada kerumitan tapi itu agar program berjalan dengan baik,” kata Abdul Haris.

Kepada seluruh koperasi yang hadir, Sekda Rokan Hulu berharap proses berjalan dengan baik di seluruh desa yang ada di Kabupaten Rokan Hulu, sehingga bisa dinikmati masyarakat.

Menurutnya, dana peremajaan sawit rakyat dari pemerintah Rp25 juta per hektar, agar dinikmati petani dan itu bukan bantuan bergulir alias tidak dikembalikan.

Sekda mengungkapkan di Kabupaten Rokan Hulu sendir ada sekira 4.000 hektar kebun kelapa sawit masyarakat yang sudah berumur di atas 25 tahun, dan sudah seharusnya dilakukan peremajaan.

“Kita berharap kegiatan di Desa Bukit Intan Makmur ini menjadi pilot project (proyek percontohan),” pungkas Sekda Rokan Hulu, Abdul Haris.(adv)

Comments

Bupati Suyatno Minta KONI Rohil Yang Baru Dilantik Serius Bina Atlet

Genjot Pendapatan Daerah dari Perusahaan HTI, Komisi III Gandeng Pihak Dinas dan LSM Lingkungan