in

Warga Resah, Galian Kabel PLN Picu Kemacetan

Lubang hasil galian kabel PLN membuat warga Jalan Thamrin dan S Parman merasa terganggu. Foto diambil baru-baru ini..jpg

PEKANBARU (HR)- Dalam beberapa pekan ini warga Pekanbaru khususnya yang memanfaatkan dua ruas jalan, yakni Jalan Thamrin dan S Parman, Kecamatan Sail, merasa terganggu dengan pekerjaan galian kabel Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Selain membahayakan, galian tersebut juga membuat ruas jalan menyempit sehingga berdampak terhadap timbulnya kemacetan. “Sampai kapan pekerjaan ini selesainya, tiap hari macet terus, apalagi galian ini kan lumayan dalam, bahaya kalau sampai anak-anak terperosok ke dalam. Biasanya memang ada sedikit macet juga di sini, tapi tidak sampai separah ini, apalagi Jalan Tahmrin ini kan kecil, dilewati dua arus pengendara,” kata Beni, warga sekitar ditimpali warga pengendara lain yang merasa terganggu dengan pekerjaan tersebut.

Loading...

Pantaun Haluan Riau, Minggu (7/3), memang terdapat beberapa galian dengan lebar dan kedalaman yang sama di Jalan Thamrin tersebut. Setelah dihitung berjumlah 12 galian, mulai dari Simpang Empat antara Jalan Thamrin dengan S Parman, sampai ke arah Jalan Diponegoro, tepatnya di SMPN 13 Pekanbaru.

Kondisi galian ada yang masih dalam kondisi menganga, ada juga yang sudah ditimbun. Tapi tidak rapi seperti semula, karena bekas galian terlihat menggunung tanpa diratakan kembali dengan jalan. Untuk kedalaman galian berukuran sekira 1 meter lebih, panjang sekitar 1 meter dan lebar sekitar 60 cm.

“Kalau malam hari bahaya sekali ini galian, apalagi kalau lampu jalannya tak nyala, bisa-bisa pengendara terperosok ke dalamnya. Maunya kan tidak begitu, mana yang sudah selesai timbun lagi cepat daripada bahaya, ini kan tidak, lihatlah mana didalam galian diisi pula dengan selang-selang berukuran besar. Belum lagi kalau siang, macet terus, pekak kadang kuping dengar klakson-klakson pengendara ini. Sudah jalan diperbaiki, digali lagi, diperbaiki lagi, digali lagi, gitu ajalah terus,” kata Marni, warga sekitar yang bertempat tinggal tak jauh dari lokasi galian tersebut.

Bukan hanya terdapat di Jalan Thamrin, sejumlah galian serupa juga ditemui di Jalan S Parman, setelah dihitung ada sekitar enam galian dengan kondisi sama seperti yang berada di Jalan Thamrin.

I Komang Sudarsana, yang sebelumnya diketahui sebagai Humas dari PLN area Pekanbaru, dikonfirmasi, mengaku sudah pindah tugas ke Bali. Ia menyarankan Haluan Riau untuk menemui Syaiful Hanan di kantornya, ditanyakan apakah nama yang disebutkan adalah pengganti jabatannya di PLN, Komang mengatakan Syaiful Hanan adalah atasan dirinya.

“Saya sudah pindah tugas ke Bali Pak, jadi kalau ini mungkin langsung ke kantor saja menemui Pak Syaiful Hanan, dia itu atasan saya. Tapi untuk masalah kehumasan dia yang handel dulu,” singkatnya.

Berhubung hari Minggu, Haluan Riau coba meminta nomor kontak dari Syaiful Hanan, untuk mengkonfirmasi persoalan galian kabel PLN tersebut. Namun Komang, beralasan, belum menyimpannya, karena saat pindah tugas kemarin dia buru-buru jadi tidak sempat. “Saya kemarin buru- buru berangkat jadi belum sempat, bapak ke kantor saja nanti temui beliau,” saran Komang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru, Indra Pomi, terkesan tidak begitu menanggapi atau terkesan tidak mengetahui persoalan yang disampaikan kepadanya. Baik melalui sambungan telepon maupun pertemuan langsung di halaman Kantor Walikota, Jalan Jenderal Sudirman. “Saya sibuk kali Dek, siapa yang gali. Oh dia sudah minta izin ke kita, konsekuensinya mereka harus mengembalikan seperti bentuk awalnya. Sudah ada komitmennya, pakai jaminan,” singkatnya, seraya menutup sambungan telepon.

Pernyataan serupa dan singkat juga disampaikannya saat Haluan Riau bertemu langsung dengan dirinya, ia terkesan sibuk dan buru-buru pergi meninggalkan kantor walikota.(her)

Comments

MPP Pekanbaru Siap Berikan Layanan Terbaik PEKANBARU

Tidak Lengah, Senantiasa Sigap