oleh

Pria Mengamuk di BNI Dumai

DUMAI (HR)- Gara-gara mengajukan pinjaman dana sebanyak Rp1 miliar, seorang warga Purnama, Kecamatan Dumai Barat mengamuk dengan menggunakan senjata tajam di Kantor Bank BNI Kota Dumai, Senin (11/3).

Pelaku mengenakan baju merah tersebut kemudian mengancam kasir disertai dengan memukul-mukul meja menggunakan parang dibawanya ke dalam kantor BNI. Tak ayal, aksi mengancam dan memukul-mukul meja itu membuat karyawan BNI ketakutan serta kabur.

Informasi diperoleh di lapangan, saat kejadian karyawan Bank BNI langsung menghubungi Polres Dumai. Aksi responsif dan cepat ini membuat pelaku bisa diringkus usai didahului tembakan peringatan dan melumpuhkan pelaku.

Terdengr beberapa kali tembakan dilakukan beberapa Polisi bersenjata laras panjang dan pistol agar pelaku menyerahkan diri. Tak berapa lama kemudian polisi berhasil masuk ke dalam Bank BNI dan melumpuhkan pria nekat diduga berusaha merampok Bank BNI tersebut.

Pelaku kemudian digiring petugas ke dalam mobil polisi untuk diamankan. Informasinya pelaku kini sedang mendapatkan perawatan media, karena dibagian kaki sebelah kanan terluka karena timah panas yang ditembakkan polisi.

Sebagai data pendukung, pria yang diketahui namanya itu bernama Margiono, warga Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat. Pria ini sehari-hari berjualan Bandrek. Karena butuh modal usaha, pria ini mengajukan pinjaman uang ke Bank BNI Kota Dumai.

Lantaran tidak mendapatkan pinjaman uang untuk modal usaha, pria ini mengamuk dengan menggunakan parang dan mengancam karyawan bank BNI Kota Dumai. Karena perbuatannya dapat membahayakan nyawa seseorang, pria ini dilaporkan ke polisi hingga akhirnya dilumpukan.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan aksi ini terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.

“Tindakan tersebut bukan merupakan perampokan, tapi tindakan pengrusakan dan pengancaman di Bank BNI,” sebutnya pada Senin (11/3).

Sunarto mengatakan bahwa tersangka yang bernama Margono (43) sudah diamankan oleh Polres Dumai. Petugas juga terpaksa menembak pelaku di kaki kiri karena melawan ketika hendak diamankan.

Sunarto menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan yang didapat dari saksi dan kondisi di lapangan, tersangka datang ke bank menggunakan sepeda motor.

Kemudian ia masuk ke dalam bank dan mendatangi meja teller nomor tiga. Kemudian ia mengeluarkan parang yang sudah disiapkan dan mengayunkan ke meja nomor tiga.
“Tersangka juga meminta seluruh nasabah dan pegawai bank untuk keluar. Selanjutnya ia mengeluarkan jerigen berisi minyak dan mencoba membakar meja dan lantai bank,” papar Sunarto.

Selain itu, tersangka juga merusak kursi, komputer, dan formulir yang ada di bank tersebut.
Security yang melihat kejadian segera meminta bantuan kepada anggota kepolisian yang ada di sekitar bank. Namun ketika polisi dan security meminta tersangka menyerah, tersangka menolak. Hingga akhirnya personil Sabhara turun dan terpaksa melumpuhkan tersangka.

“Saat ini tersangksa sudah diamankan dan dirawat di RSUD Dumai,” tambah Sunarto.
Polisi saat ini masih mengembangkan kasus ini, termasuk motif dari pelaku. Dugaan sementara tersangka ingin membuat kegaduhan dan membakar bank tersebut. (rtc, ckc, dod)

Comments

News Feed