oleh

“Alhamdulillah Hujan Turun”

PEKANBARU (HR)-Hujan yang mengguyur sebagian wilayah di Riau membuat titik api yang sebelumnya mengkhawatirkan berkurang drastis. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger menyebut, jumlah hotspot pada Rabu sore mengalami penurunan drastis. Jika Rabu pagi jumlah titik api mencapai 165, namun berkat hujan yang mengguyur sebagian wilayah Riau pada pukul 14.30 WIB, titik api berkurang hingga hanya ada 34 titik api.
Edwar Sanger, bersyukur turunnya hujan di beberapa wilayah Riau, seperti di Pekanbaru, Dumai, Bengkalis dan daerah lainnya.

“Hujan ini turunnya dari Allah, alhamdulillah mengguyur sebagai wilayah Riau. Kita akui siang hotspot luar biasa banyaknya mencapai 165 titik, dan sorenya turun 35 titik. Ini berkat doa kita bersama, saya juga patroli bersama Tim Satgas ketika turun alhamdulillah hujan,” kata Edwar Sanger, Rabu (30/3).

Dijelaskan Edwar Sanger, untuk Teknologi modifikasi cuaca (TMC), hari Rabu kemarin, ditebarkan garam di langit Inhil dan Dumai. Selain itu tim dari udara dengan menggunakan Hely, juga turun sebelum hujan memadamkan titik hotspot diatas 70 persen dan berhasil memadamkannya.

Di antaranya adalah Dumai, Bengkalis dan Rohil. Kebakaran lahan yang terjadi di tiga wilayah ini memang menyita perhatian personel yang tergabung dalam Satgas Karhutla. Dijelaskan ada dua helikopter yang dioperasikan untuk melakukan waterbombing, adalah heli type Bell dan MI 8.

“Hari ini personel (kemarin red), kita fokuskan melakukan pemadaman di Dumai, Bengkalis dan Rokan Hilir. Di tiga lokasi ini memang banyak sekali ditemukan titik api, tapi tim sudah kita turunkan semua kesana, ini yang menjadi titik fokus kita,” jelasnya.

“Pemadaman di tiga wilayah ini tidak hanya dilakukan melalui jalur darat saja, namun juga dilakukan melalui jalur udara. Waterbombing hari kita lakukan di Dumai dan Siak. Ada dua heli yang kita kerahkan,” tambahnya.

Sementara itu, dari data Badan Meteorologi Klimatologi dan Gesofisika (BMKG) Pekanbaru, tercatat hingga sore hari hotspot Riau 34 titik. Di Kabupaten Bengkalis 5, Meranti 9, Kota Dumai 2 Pelalawan 6, Siak 8 dan Rokan Hilir 2.

 

Jarak Pandang 2 Km
Sebelum hujan mengguyur, akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Provinsi Riau membuat sejumlah daerah terkena dampaknya. Terparah, Kota Dumai sempat diselimuti kabut asap.

Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, Marzuki mengatakan jarak pandang di Kota Pelabuhan ini sangat pendek, yaitu hanya 2 Kilometer saja.
“Jarak pandang ini jauh menurun dibandingkan hari sebelumnya yang berada di angka 4 Kilometer,” ujar Marzuki, Rabu (20/3).

Disampaikan Marzuki, selain di Dumai, jarak pandang di Kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hulu juga menurun. “Di Kabupaten Pelalawan dan Inhu jarak pandangnya 5 Kilometer, namun ini tidak disebabkan oleh asap yakni disebabkan oleh udara kabur,” ujarnya.

Comments

News Feed