in

Kisah Heroik Taufik, Bocah Penyandang Disabilitas yang Selamatkan Puluhan Wisatawan

Pasca Gempa di Lombok

(HR) – Gempa tektonik 5,8 Skala Richter yang terjadi di air terjun Tiu Kelep pada minggu (17/3/2019) di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Akibat dari gempa tersebut menimbulkan tanah longsong di objek wisata di kaki Gunung Rinjani.

Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat, ada beberapa korban tewas dan sekitar 40 wisatawa terjebak di lokasi.

Sebagian besar wisatawan tersebut adalah wisatawan mancanegara asal China dan Malaysia.

Namun di tengah evakuasi, muncul Taufik (7), bocah penyandang disabilitas yang berhasil menjadi penyelamat bagi puluhan warga negara Malaysia yang menjadi korban luka.

Menurut sejumlah warga Malaysia yang selamat, mereka sangat berterima kasih dan bersyukur telah diselamatkan warga, termasuk Taufik.

Di mana ia lelah menunjukkan jalur aman untuk kembali dan mendapatkan pertolongan.

“Hari ini kami akan pulang ke Malaysia dan sungguh anak kecil yang menolong kami, sangat hebat”, kata Wong Siew Lim (56), Jumat (22/3/2019).

Pasca-gempa Kamis kemarin, Taufik bersama kerabatnya diundang ke Rumah Sakit Umun Provinsi (RSUP) NTB, dalam konferensi pers bersama Duta Besar Malaysia, Global Peace Mission Malaysia, Bupati Lombok Utara Nazmul Ahkyar, dan tim dokter RSUP NTB.

Semua pihak mengapresiasi keberanian Taufik kecil, terutama Kedutaan Malaysia, yang menyebutnya sebagai pahlawan penyelamat.

“Hari ini kami akan pulang ke Malaysia dan sungguh anak kecil yang menolong kami, sangat hebat”, kata Wong Siew Lim (56), Jumat (22/3/2019).

Pasca-gempa Kamis kemarin, Taufik bersama kerabatnya diundang ke Rumah Sakit Umun Provinsi (RSUP) NTB, dalam konferensi pers bersama Duta Besar Malaysia, Global Peace Mission Malaysia, Bupati Lombok Utara Nazmul Ahkyar, dan tim dokter RSUP NTB.

Semua pihak mengapresiasi keberanian Taufik kecil, terutama Kedutaan Malaysia, yang menyebutnya sebagai pahlawan penyelamat.

“Hari ini kami akan pulang ke Malaysia dan sungguh anak kecil yang menolong kami, sangat hebat”, kata Wong Siew Lim (56), Jumat (22/3/2019).

Pasca-gempa Kamis kemarin, Taufik bersama kerabatnya diundang ke Rumah Sakit Umun Provinsi (RSUP) NTB, dalam konferensi pers bersama Duta Besar Malaysia, Global Peace Mission Malaysia, Bupati Lombok Utara Nazmul Ahkyar, dan tim dokter RSUP NTB.

Semua pihak mengapresiasi keberanian Taufik kecil, terutama Kedutaan Malaysia, yang menyebutnya sebagai pahlawan penyelamat.

“Ya demi kebaikan adik Taufik kita harus mengikhlaskan ya. Kita akan lihat nanti jika Taufik berhasil atas bantuan pemerintah Malaysia,” kata Nazmul.

Bupati juga membenarkan jika Taufik belum bersekolah karena membutuhkan sekolah khusus, dan Pemkab Lombok Utara juga akan mengupayakannya.

Wong Siew Lim, warga Malaysia yang mengalami luka robek di bagian kepala mengaku sangat kagum atas keberanian Taufik.

Dia sangat berterima kasih ada bocah yang tak bisa bicara dan mendengar tetapi bersedia menunjukkan jalur keluar yang aman dari Tiu Kelep pascalongsor yang menerjang mereka.

“Kejadian gempa sangat tiba-tiba, bahkan kami baru menikmati keindahan air terjun, tak sampai setengah jam, gempa bumi disertai longsor datang, kami sangat ketakutan,” kata Lim.

Lim dan keluarganya sangat berterima kasih pada Taufik dan pemerintah daerah NTB yang memperhatikan mereka dari kejadian hingga menjelang mereka pulang hari ini.

Menurut rencana, seluruh warga negara Malaysia yang dirawat di RSUP NTB, Jumat (22/3/2019) ini akan kembali ke negara mereka melalui Bandara Internasional Lombok.

Pejabat Kedutaan Malaysia dan korban luka mengucapkan rasa terima kasih atas penanganan yang mereka dapatkan di Lombok, NTB.

Mereka berjanji akan kembali dan turut memajukan pariwisata di Lombok.(kmps/fah)

Comments

Gubri Minta OPD Punya Rencana Strategis

Gali Halaman Rumah,Dua Bocah Malah Temukan Mobil Ferrari