in , ,

Debu Saat Kering, Menjadi Kolam Saat Hujan

JALAN AZKI ARIS RENGAT

Kondisi Jalan Azki Aris Rengat dalam Kondisi yang Memprihatinkan (Eka Buana Putra/HRC)

RENGAT (HR)-Kondisi jalan Azki Aris Kecamatan Rengat, Indragiri Hulu (Inhu) sangat memprihatinkan. Debu akan bertebaran jika cuaca panas dan jika hujan akan terbentuk banyak kolam di sepanjang jalan yang berstatus jalan provinsi ini.

Kondisi jalan sepanjang 4 kilometer ini rusak parah dengan lubang-lubang yang cukup dalam dan susah dilewati oleh kendaraan pribadi dan kendaraan berat sekalipun. Kendati begitu, mobil mobil berat tetap beroperasi melewati jalan tersebut yang membuat semakin hancurnya badan jalan. 

Tidak itu saja, kondisi ini juga membahayakan bagi warga di sepanjang jalan Azki Aris. Selain kesehatan yang akan terganggu karena menghirup debu jalan, juga terkait pada keselamatan karena rawan kecelakaan. Di sana kerap terlihat mobil besar terbalik dan menghancurkan rumah penduduk. Belum lagi perekonomian masyarakat yang terganggu akibat buruknya kondisi jalan.

Seperti terlihat pada Senin (25/3) kemarin. Satu unit jenis Fuso tanpa muatan terbalik dan menghancurkan warung lontong. Beruntung tidak ada korban jiwa baik dari supir maupun pemilik warung yang memang tidak berada di tempat. 

Salah seorang warga Azki Aris tepatnya Desa Sekip Hilir, Riski menuturkan, kondisi jalan tersebut memang sudah parah. “Kedai itu sebelumnya adalah kedai lontong, namun terpaksa ditutup sementara karena tidak memungkinkan untuk dibuka. Itu lantaran debu dan becek di saat hujan,” ujarnya kepada haluanriau.co, Selasa (26/3).

Warga lainnya, Fendi Antoni menyatakan bahwa tahun 2018 lalu warga sempat memblokir jalan tersebut. “Saat itu pihak provinsi berjanji akan melakukan perbaikan di tahun 2019 ini. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda perbaikan,” katanya kesal. 

Dikatakannya, informasi yang beredar di tengah masyarakat bahwa sudah anggaran dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau senilai Rp7 miliar untuk perbaikan jalan tersebut. Namun yang terjadi hingga saat ini masyarakat harus terus menghirup debu tebal dari jalan, hingga masuk ke rumah.

“Kami berharap agar perbaikan dapat segera dilakukan, sehingga keadaan disepanjang jalan ini akan kembali normal,” harapnya.

Sementara itu pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Riau (PUPR) Riau melalui Kasi Perencanaan, Teza Darsa menyebutkan, bahwa anggaran perbaikan ataupun peningkatan jalan Azki Aris sudah dianggarakan pada APBD Riau tahun 2019. “Saat ini masih dalam proses pemberkasan sebelum dilaksanakannya lelang,” ungkap Teza saat dihubungi terpisah. 

Teza mengakui pihaknya sudah mengetahui kondisi jalan tersebut, namun dirinya menyayangkan kendaraan dengan tonase besar tetap saja melaluinya. Diakuinya juga bahwa perbaikan belum bisa dilakukan secara maksimal, mengingat keuangan Pemprov Riau masih terus turun, sehingga anggaran tersedia masih terbatas.

“Kami akan terus berusahan untuk terus menganggarkan peningkatan jalan Azki Aris. terus. Namun memang tidak bisa dilakukan sekaligus,”pungkasnya.(eka/dod)

Comments

Tentang Biaya Operasi, Ratna: Emang Kamu Pikir Saya Miskin Amat

Maklumat Terbit, Ini Tanggapan Ketua PWM Riau dan Pemuda Muhammadiyah