oleh

Veteran Minta Kesejahteraan Prajurit Dibahas di Debat Pilpres

Jakarta (HR)- Puluhan keluarga veteran TNI mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, pada Senin (25/3). Mereka meminta isu kesejahteraan prajurit masuk materi debat keempat.

Mereka menamakan diri Koalisi Masyarakat Sipil untuk Kesejahteraan Prajurit, Veteran, dan Purnawirawan. Salah satu permasalahan yang mereka soroti adalah moratorium penggusuran tempat tinggal keluarga veteran dan purnawirawan dari rumah dinas.

“Kami ingin panelis KPU mengkaji permasalahan kami. Kami sudah siapkan materi untuk dipelajari oleh panelis yang kami harapkan ini menjadi pertanyaan dalam debat keempat,” kata operator Dodi Sujarwo dalam aksi unjuk rasa itu.

Dodi mengklaim sudah ada keputusan antara Komisi I DPR dengan Kemenkumham untuk tak menggusur keluarga mantan prajurit dari rumah dinas. Namun, hal itu tetap terjadi.

Ia mengatakan selama ini sudah berunjuk rasa di Kantor Kemenkumham dan Kemenko Polhukam. Namun aksinya tak pernah didengar.

“Saat ini kami melihat sedikit peluang, harapan. Debat capres jadi perhatian publik, maka kami berniat mengajukannya sebagai materi,” ucapnya.

Mereka menampik aksi ini untuk mendukung salah satu paslon. Bahkan mereka meminta polisi meringkus saat seorang dengan atribut paslon masuk ke barisan.

“Kami bukan untuk mendukung salah satu paslon. Mau Jokowi, mau Prabowo, jika ada yang bisa memastikan kesejahteraan prajurit. Kami akan mengawal Bapak,” tuturnya.

Lima orang perwakilan koalisi diundang masuk ke Kantor KPU. Mereka diminta menyampaikan aspirasi langsung ke perwakilan KPU.

Debat capres keempat akan kembali mempertemukan Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Debat digelar di Hotel Shangri La, Jakarta, pada 30 Maret 2019. Debat mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan serta Hubungan Internasional.

Comments

News Feed