in , ,

Pejabat BPN Inhu Divonis Empat Tahun Penjara

Terlibat Pungli

SIDANG TERDAKWA PUNGLI PRONA TANAH (INT)

PEKANBARU (HR) -Perbuatan Said Muhamad Arsyad, mantan Kasi Pemberdayaan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), melakukan pemungutan atau meminta sejumlah uang kepada warga yang melakukan pengurusan sertifikat melalui kegiatan sertifikat Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona). Tetap dinyatakan hakim tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru suatu tindakan melawan hukum.

Pemungutan yang secara ilegal atau pungli yang dilakukan Said itu, akhirnya mendapat ganjaran hukuman pidana penjara, yang dijatuhi majelis hakim yang diketuai Dahlia Panjaitan SH, pada sidang putusan Vonis yang digelar Selasa (26/3).

“Menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa selama 4 tahun, dan denda Rp 200 juta atau subsider selama 2 bulan,” jelas Dahlia.

Kendati hukuman tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa. Said Muhammad dinyatakan terbukti melanggar Pasal 12 huruf E undang-undang RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang RI nomor 31 tahun 1999.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yusuf Trisnajaya SH MH, menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 5 tahun, denda sebesar Rp 200 juta atau subsider 3 bulan.

Perbuatan terdakwa meminta sejumlah uang kepada warga yang melakukan pengurusan sertifikat melalui kegiatan sertifikat Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) itu, terjadi tahun 2016 silam.

Dimana, warga masyarakat yang melakukan pengurusan sertifikat prona yang berlokasi dilahan eks transmigrasi di lima desa yakni, Desa Kerubung Jaya, Desa Bukit Lingkar, Desa Bukit Lipai, Desa, Talang Bersemi, Desa Talang Mulia dan Desa Pematang Manggis, Kecamatan Batangcenaku. Dimintai sejumlah uang oleh terdakwa.

Kisaran hasil pungli dari sertifikat Prona itu sekitar Rp 500 juta. Sejumlah sertifikat Prona yang dipungli oleh terdakwa, terdiri dari 1.000 persil yang berlokasi di daerah eks transmigrasi yakni, Desa Kerubung Jaya, Desa Bukit Lingkar, Desa Bukit Lipai, Desa, Talang Bersemi, Desa Talang Mulia dan Desa Pematang Manggis Kecamatan Batangcenaku.(rtc/nie)

Comments

Nissan Siapkan Juke Model Terbaru

Mitsubishi Perluas Kerjasama dengan Garuda Indonesia