oleh

KPU Siak Gelar Simulasi Pencoblosan Surat Suara Pemilu 2019

Siak (HR)- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Siak menggelar simulasi tentang pencoblosan surat suara untuk pemilu 2019 April ini, acara tersebut dilaksanakan di halaman kantor KPU Siak, Rabu (3/4) pagi.

Hadir Bupati Siak yang diwakili asisten I Setdakab Siak Budhi L Yuwono, kepala kantor Kesbangpol Siak Hasmizal, PPK se Kabupaten Siak, dan undangan lainnya.

Ketua KPU Siak Ahmad Rizal usai acara mengatakan, simulasi ini digelar agar petugas PPK sampai ke KPPS bisa mengetahui tentang tata cara pencoblosan hingga adanya kemungkinan keributan saat pencoblosan berlangsung.

“Tadi kita juga melakukan simulasi tentang pencoblosan, simulasi tentang bagaimana cara menghadapi masyarakat yang mencoba menggagalkam proses pencoblosan yang sedang berlangsung,” kata Ahmad Rizal.

Simulasi ini juga kata Rizal, agar petugas mencari tahu apa kemungkinan akan terjadi, setelah itu akan dicari solusinya.

“Setelah ini seluruh anggota PPK sampai ke KPPS akan diberikan Bimtek, kemudian kita cari apa masalah yang muncu,” jelasnya.

Rizal berharap setelah dilakukan bimbingan, petugas dilapangan bisa bertugas dengan lancar dan sukses, dengan tanpa ragu apakah surat suara sah atau tidak sahnya.

“Karena banyak kejadian 2014 lalu, ketua KPPS ragu, misalnya ada surat suara yang di coblos lambang partai dan ada yang di coblos nama caleg banyak dikatakan, suara itu untuk partai. Maka untuk itu, kita akan evaluasi, akan kita bimtek petugas ini,” katanya.

Rizal menyakini, pemilu 2019 di Kabupaten Siak akan berjalan tentram, aman dan sukses, tetapi tidak menutup kemungkinan akan dijumpai dilapangan kotak suara yang tertukar, dan itu harus bisa ditangani segera oleh petugas.

“Nanti akan terjadi kemungkinna, pemilih yang agak memaksa, sementara beliau tidak memilki hak untuk memilih di TPS tersebut, nah itu harus tahu petugas untuk menangani itu,” terangnya.

Asisten I Setdakab Siak Budhi L Yuwono mengatakan, suksesnya pemilu 2019 kali ini juga merupakan tanggung jawab kepala daerah, untuk itu ia berharap pesta demokrasi di negeri Istana ini bisa berjalan sesuai apa yang diharapkan.

“Tidak menutup kemungkinan, pasti ada timbul permasalahan di lapangan, namun itu kita harapkan bisa terselesaikan dengan baik,” kata Budhi.

Budhi menjelaskan, pada pemilu 2019 ini dilihat dari kemajuan teknologi, kemajuan pengetahuan, SDM bangsa Indonesia, tentu harus dilakukan pemahaman yang baik tanpa muncul masalah lain dikemudian hari.

“KIta harapkan kegiatan seperti ini tidak hanya sekali ini saja, kita harap semua petugas betul- betul paham, karena semua petugas ini kita maklumi tidak mempunyai SDM yang mumpuni, ini yang harus dievaluasi segera oleh KPU, makanya saya harapkan harus betul-betul pemilu ini bisa berjalan lancar, tanpa kendala yang berarti,” terang Budhi.

Budhi mengharapkan, KPU Siak bisa bertugas secara profesional, supaya hasil pilihan rakyat bisa sesuai dengan keinganan rakyat.

“Kita tidak ingin, pasca pemilu ada hal-hal yang tidak kita inginlkan bisa terjadi, kita ingin lembaga KPU ini betul-betul netral dalam menyeleggara pemilu,” tutup Budhi.(rbc)

Comments

News Feed