in ,

Bupati Minta Camat Proaktif Antisipasi rawan Pemilu,

BANGKINANG KOTA (HR) Memiliki jumlah pemilih terbesar kedua setelah Kota Pekanbaru dengan total pemilih sebanyak 417.803 orang dan luas wilayah lebih dari 11 ribu kilo meter persegi, menjadikan Kabupaten Kampar sebagai salah satu dari 5 Kabupaten/Kota dengan indek kerawanan Pemilu terbesar di Provinsi Riau.

Bupati Kampar mengingatkan kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah yang terkait dengan pelaksanaan Pemilu serentak Tahun 2017 beserta seluruh Camat, untuk lebih proaktif dalam melakukan koordinasi bersama dengan tiga pilar pelaksanaan Pemilu yaitu ASN,TNI dan Polri.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto menyambut Kunjungan Kerja Badan Pengawas Pemilu Riau di Kantor Bupati Kampar, Kamis (4/4).
Catur mengharapkan momentum ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para OPD dan Camat, untuk dapat mendengar dalam rangka memahami berbagai hal terkait potensi kerawanan pemilu serentak di Kabupaten Kampar.

Sementara anggota Bawaslu Gema Wahyu Adinata memaparkan beberapa indikator hasil pemilihan umum yang legitimasi, yang menjadikan 3 aspek penting dalam pelaksanaan pemilihan umum tanggal 17 April 2019.
“Adapun 3 aspek penting tersebut adalah Trust Publik terhadap penyelenggaraan Pemilu diantaranya Netralitas penyelenggara KPU dan Bawaslu, Netralitas seluruh Aparatur Pemerintah yaitu ASN, TNI dan Polri,” ungkapnya.

Selanjutnya Penegakan Hukum penyelenggara Pemilu yaitu Bawaslu, Kejaksaan dan Kepolisian, dan yang terakhir adalah partisipasi pemilih dalam pemungutan suara diantaranya DPT,DPTb dan DPK, “disamping itu belajar dari pelaksaan pemilihan kepala daerah Tahun 2017 yang lalu, di Kabupaten Kampar masih banyak ditemui pelanggaran yang terjadi,” ulasnya.(adv)

Comments

Tim Ahli Bangunan Gedung Kampar Dikukuhkan

Bupati Inhil Kunjungi Penderita Tumor Ganas di Wajah