oleh

Pemkab Siak Dukung BRK Jadi Perbankan Syariah

Siak (HR)- Pemerintah Kabupaten Siak mendukung sepenuhnya rencana konversi Bank Riau-Kepri menjadi Bank Syariah milik daerah. Seperti yang telah diterapkan di berbagai daerah di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Asisten Administrasi Umum, H Jamaluddin menghadiri perayaan HUT ke 53 PT Bank Riau Kepri di Kantor Bank Riau Kepri Cabang Siak, beberapa waktu yang lalu. Jamaluddin juga menyampaikan ucapan tahniah kepada Bank Daerah Kebanggaan orang Riau itu, atas dedikasi 53 tahun yang diberikan kepada daerah.

Bank Riau Kepri kata Jamaluddin juga telah banyak berkontribusi bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat diberbagai bidang seperti halnya pendidikan dan kesehatan.

“Alhamdulillah memasuki usia yang ke 53 tahun ini, Bank Riau-Kepri sebagai mitra Pemerintah Daerah telah banyak memberikan kontribusinya bagi masyarakat,” kata Jamal usai menghadiri kegiatan.

Menurutnya,pemerintah Kabupaten Siak juga mendukung sepenuhnya misis sosial Bank Riau-Kepri. Salah satunya Program UMKM yang saat ini telah banyak membukakan peluang berwirausaha bagi masyarakat.

Untuk itu kedepan ia berharap rencana mengkonversi menjadi Bank Riau-Kepri menjadi Bank Syariah sesuai cita-cita Gubernur Riau H Syamsuar dapat segera terwujud.

“Pemkab Siak mendukung rencana konversi Bank Riau Kepri menjadi Bank Syariah tersebut, seperti kebijakan dibeberapa provinsi lain di Indonesia juga telah berjalan, misalnya seperti di Nangroe Aceh Darusalam,” sebut Jamal.

Sementara itu Kepala Cabang Bank Riau Kepri Siak Sri Indrapura, Muhammad Nanang menceritakan sejarah berdirinya Bank Riau – Kepri pada Tahun 1966, yang dalam perjalanannya yang selalu bersinergi dengan Pemerintah.

Untuk itu ia juga berharap agar kedepan Bank Riau-Kepri semakin mampu berkiprah memberikan kemudahan kepada nasabah sebagai bagian dari masyarakat, serta meningkatkan kontribusi dan dukungan dalam pengembangan masyarakat, khususnya dalam upaya meningkatkan perekonomian di bidang kewirausahaan.

“Bank Riau-Kepri tidak akan dapat maju dan berkembang sesuai motto Tumbuh Kembangkan Usaha, dan berkonversi menjadi perbankan syariah tanpa dukungan pemerintah dan nasabah,” kata dia.

Saat ini kata Nanang, sedang dilakukan kajian dan survei soal peluang konversi menjadi perbankan syariah tersebut, mengingat masyarakat Riau dan Kabupaten Siak merupakan masyarakat Melayu yang identik dengan ajaran Islam. (rpz)

Comments

News Feed