oleh

Dana Desa Tahap I di Kuansing Mulai Dikucurkan

TELUK KUANTAN (HR)-Hingga pekan kedua April 2019, sudah 36 dari total 218 desa di Kabupaten Kuansing yang sudah mengajukan pencairan dana desa (DD) tahap I 2019. Dari jumlah ajuan itu baru sekitar 17 persen desa yang sudah memenuhi syarat, sehingga mendapat rekomendasi pencairan dari Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsos PMD Kabupaten Kuansing Napisman mengatakan, 36 desa yang memenuhi syarat itu sudah diajukan pencairan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kuansing.”Sebanyak 36 desa yang mengajukan permohonan disertai rekomendasi dari kecamatan, yang sudah kami ajukan pencairannya ke BPKAD, paling lama 7 hari dana sudah ditransfer ke rekening desa,” kata Napisman, ketika dibincangi haluan riau dikantornya, Kamis (11/04).
Dia menyebutkan, bahwa sampai saat ini jumlah realisasi pengajuan pencairan dana desa tahap 1 2019 masih sedikit. Namun hal itu di luar kendali dari Dinsos PMD Kuansing yang sejak peluncuran awal sudah mewanti-wanti agar pencairan dilakukan tepat waktu dan tepat sasaran.

Kenyataannya, kata dia, hingga saat ini masih sedikit desa yang mengajukan pencairan DD Tahap I 2019. Hal itu tak lepas dari berbagai kendala terutama aspek-aspek yang sosial di desa.

Menurutnya, saat ini banyak sekali desa yang mengalami masa transisi dari kepala desa definitif yang habis masa jabatannya ke penjabat sementara kepala desa. Hal itu terjadi karena pemilihan kepala desa baru akan digelar serentak pada September 2019 mendatang untuk 94 desa se-Kabupaten Kuansing.

“Proses pencairan dana desa memang mengharuskan desa menyertakan sejumlah persyaratan untuk pencairan. Selain rekomendasi dari kecamatan, desa yang akan mencairkan juga harus menyertakan peraturan desa (Perdes) tentang anggaran pendatan dan belanja desa (APBDes), dan daftar rincian kegiatan.”ucapnya.

Napisman sendiri dalam hal ini berpesan agar kepala desa se-Kabupaten Kuansing berhati-hati dalam pengelolaan keuangan desa. Tak hanya tepat waktu dan tepat sasaran, ia menekankan agar penggunaan DD dan ADD bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Dana desa penggunaannya harus tepat sasaran. Ini bukan membelanjakan uang saja, tetapi tepat sasaran, tepat guna dan bermanfaat. Oleh sebab itu kita minta kepala desa menggunakan dana desa tepat sasaran sehingga masyarakat betul-betul dapat manfaatnya,” pintanya.

Hal serupa disampaikan Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Dinsos PMD, Arta Melia, Dinsos PMD Kuansing menghimbau pemerintahan desa untuk segera menyelesaikan APBDes dan menyerahkan berkasnya ke Dinsos PMD.”Kita himbau bagi Kades yang belum menyelesaikan APBDes untuk segera menyelesaikan dan menyerahkan berkasnya ke kami, kalau persyaratan lengkap kita langsung usulkan pencairannya.”ujarnya.

Arta Melia pun mengajak seluruh perangkat desa untuk bersama-sama menyukseskan nawacita pemerintah, yaitu membangun dari pinggiran, dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.”Dana desa harus dikelola secara transparan, tepat sasaran, akuntabel dan partisipatif, sesuai dengan prinsip-prinsip good governace, didalam mewujudkan cita-cita kesejahteraan masyarakat,”ulasnya.

Sementara salah seorang Kades di Kecamatan Singingi, Samsuarman, saat dikonfirmasi media ini menyebutkan bahwa, pihaknya telah menyelesaikan Perdes APBDes-nya. Saat ini sedang menunggu verifikasi dari pihak kecamatan.”Alhamdulillah apbdes kami sudah rampung, saat ini sedang verifikasi di kecamatan, terakhir verifikasi di Dinsos PMD. Setelah semua selesai sampailah kepada tahap pencairan tahap I. Mudah mudahan tidak halangan disemua tahap laporan verifikasi tersebut,” katanya.

“Harapan kita pencairan segera terealisasi, dengan pencairan dana desa tahap I ini semua kegiatan fisik maupun non fisik desa yang tercantum dalam RAB bisa mulai dikerjakan. Mudah mudahan terjawab kebutuhan masyarakat desa kami, sehingga masyarakat bisa menikmati hasil pembangunan tersebut,”harapnya.

Begitupun Kades Logas, Herawan, dia juga menyebutkan telah merampungkan APBDes dan diserahkan ke Dinsos PMD untuk dilakukan verifikasi.”Ya, hari ini kami menyerahkan berkas APBDes ke Dinsos PMD untuk dilakukan verifikasi, karena memang begitu mekanismenya. Saya berharap dalam beberapa hari kedepan semua clear, dan anggaran tahap I ini bisa segera dimanfaatkan sesuai peruntukkannya,”ujarnya singkat.

Untuk diketahui, Dana Desa yang akan digelontorkan untuk 218 desa pada tahap I ini sebesar Rp 34,453,355,200. Sementara total anggaran yang akan dikucur pada 2019 ini, Kabupaten Kuansing mendapat anggaran DD dari pemerintah pusat (APBN) sebesar Rp 172,266,776,000. Sedangkan ADD dari (APBD Kabupaten) sebesar Rp 90,293,560,115 dan bagi hasil pajak sebanyak Rp 3,902,428,230. Total dana tersebut diperuntukkan bagi 218 desa, dengan pola pencairan DD sebanyak dua tahap dan ADD 4 tahap.(Advertotial).

Comments

News Feed