in ,

Kajari Imbau Warga Pekanbaru Jangan Golput

Baliho Imbauan agar Warga Pekanbaru Tidak Golput pada Pemilu 2019.

PEKANBARU (HR)-Kejaksaan Negeri (Keajari) Pekanbaru mengimbau warga Kota Pekanbaru yang telah memenuhi syarat, untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April mendatang. Di sana, warga bisa menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani.

Kepala Kejari (Kajari) Pekanbaru Suripto Irianto mengatakan, kesempatan tersebut merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk menentukan nasib Indonesia 5 tahun ke depan.

“Kami berharap para pemilih hadir ke TPS dan menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu pada Rabu mendatang,” ujar Kajari kepada haluanriau.co, Sabtu (13/4).

Dia juga mengimbau kepada para pemilih untuk mengikuti prosedur yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Mulai dari tiba ke TPS tepat waktu, hingga teknis pencoblosan di bilik suara.

“Jangan golput, ya,” imbau mantan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Barat (NTB) itu.

Imbauan itu juga disampaikan melalui baliho dan spanduk yang terpasang di sejumlah titik di Pekanbaru. Seperti yang terlihat di Jalan Jenderal Sudirman, menuju Bandar Udara (Bandara) Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.

Sebuah baliho besar berukuran 5×10 meter terlihat jelas di sana. Menampilkan sosok Kajari Pekanbaru Suripto Irianto, dan bertuliskan ‘MARI SUKSESKAN PILPRES DAN PILEG 2019‘.

AYO DATANG ke TPS RABU 17 APRIL 2019. JANGAN GOLPUT !!!‘.

Tidak hanya itu, Koprs Adhyaksa Pekanbaru itu juga menyatakan kesiapannya menyukseskan helat pesta demokrasi tersebut. Termasuk dengan mempersiapkan 23 Jaksa untuk mengantisipasi permasalahan hukum yang dapat timbul melibatkan penyelenggara Pemilu.

BACA : Kejari Siapkan 23 Jaksa Sukseskan Pemilu 2019

“Hal ini sesuai arahan Bapak Jaksa Agung untuk memastikan kelancaran pelaksanaan Pemilu, dan mengantisipasi terjadinya permasalahan hukum yang dapat timbul melibatkan penyelenggara Pemilu,” pungkas Kajari Pekanbaru Suripto Irianto.(dod)

Comments

Ronaldo Selalu Bersinar di Laga Besar

Pakar Semiotika Merinding Mendengar Dialog Ustadz Abdul Somad-Prabowo