oleh

ADD 73 Desa Kuansing Cair BPKAD Rp7,6 Miliar

TELUK KUANTAN (HR) – Memasuki minggu ketiga April 2019, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sudah memproses pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) bagi 73 desa dari 218 desa yang ada di Kuansing.

Hal ini dikatakan Kepala BPKAD Kabupaten Kuansing, Hendra AP melalui Kepala Sub Bidang (Kasubbid) Belanja Daerah BPKAD kuansing, Erjuliswan, SE. Berdasarkan catatan BPKAD Kuansing, ADD sudah disalurkan ke 73 desa dengan total nilai Rp7.675.470.000.

“Saat ini 73 desa sudah kami salurkan untuk ADD tahap pertama. Nilainya 7.675.470.000 rupiah, dan itu surat perintah pencairan dana (SP2D) sudah kami sampaikan ke pihak bank,” ujar Erjuliswan kepada Riaumandiri.co, Selasa (16/4).

Dikatakan Erjuliswan, berdasarkan data yang ada, desa yang ADD-nya sudah cair itu berada di sejumlah kecamatan, di antaranya, Kecamatan Kuantan Tengah, Kuantan Mudik, Sentajo Raya, Kuantan Hilir Seberang, Singingi, Pangean, Gunung Toar, Inuman, Benai dan Kecamatan Logas Tanah Darat.

“Dari 218 desa, baru 73 desa yang cair, sisanya masih menunggu rekomendasi dari OPD terkait yaitu Dinas Sosial PMD,” ujarnya.

Lantas apa penyebab masih banyaknya desa yang belum mencairkan ADD? Erjuliswan yang dikenal ramah ini menyebut, penyebab utama ADD belum cair, karena belum selesainya laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran sebelumnya dan belum rampungnya APBDes.

“Belum selesainya LPj dan APBDes, kalaupun ada yang sudah selesai belum diantar ke BPAKD. Kalau sudah selesai dan diantarkan, dengan rekomendasi dari OPD terkait, itu langsung kita proses, tidak lama, sehari selesai,” kata dia.

“Jika mau mencairkan ya tentu harus menyelesaikan terlebih dahulu yang disyaratkan. Tapi, bukan kewenangan kami untuk menargetkan kapan harus segera diselesaikan. Yang pasti kami terus mendorong agar pemerintah desa, segera menyelesaikan persyaratan sehingga bisa segera dicairkan,” ungkapnya.(rmc/nie)

Comments

News Feed