oleh

Ketua Bawaslu Riau : C1 Wajib Diumumkan di PPS

PEKANBARU (HR) – Panitia Pemungutan Suara (PPS) wajib mengumumkan salinan sertifikat hasil penghitungan suara dari seluruh TPS di wilayah kerjanya. Jika tidak, maka anggota PPS bisa dipidana.

“Berdasarkan Pasal 391 Undang-undang (UU) Nomor 7 tahun 2017, PPS wajib mengumumkan salinan sertifikat hasil penghitungan suara dari seluruh TPS di wilayah kerjanya dengan cara menempelkan salinan tersebut di tempat umum,” ujar Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau Rusidi Rusdan, Sabtu (20/4).

Dalam UU Pemilu itu kata Rusidi, juga memuat sanksi jika PPS dengan sengaja tidak mengumumkan C1 tersebut. Adapun sanksinya berupa pidana kurungan dan denda.

“Jika ada PPS yang dengan sengaja tidak mengumumkan C1 di wilayah kerjanya, maka pidana menanti,” sebut dia.

“Sanksinya jelas yaitu pidana kurungan paling lama 1 tahun dan denda paling banyak Rp12 juta. Sanksi itu jelas tercantum pada pasal 508 UU tersebut,” sambung Rusidi.

Hal ini, kata Rusidi, perlu diketahui seluruh anggota PPS. Apalagi saat ini banyak pertanyaan serta permintaan dari masyarakat terutama peserta pemilu kepada jajaran pengawas.

“Ini sekaligus agar setiap pengawas pemilu dapat memperhatikan dan mengetahui apa saja yang menjadi wewenang dari PPS, PPK, serta jajaran KPU,” tutup Rusidi.(rls/dod)

Comments

News Feed