oleh

Jabatan Irvandi tak Diperpanjang

PEKANBARU (HR)-Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Riau, Darusman mengatakan jabatan Irvandi Gustari sebagai Direktur Utama Bank Riau Kepri tidak diperpanjang lagi. Masa jabatan Irvandi Gustari sudah habis pada bulan April ini. Setelah itu, jabatan Dirut akan dibuka dan segera dibentuk panitia seleksi.

“Irvandi tak diperpanjang, karena jabatannya telah habis. Nanti dibuka kembali jabatan Dirut, setelah ada Pansel,” kata Darusman, kemarin.

Mengenai Irvandi, kembali akan mencalonkan sebagai Dirut, Darusman tidak membantahnya, dan mempersilahkan bagi Irvandi untuk kembali mencalonkan sebagai Dirut BRK setelah habis masa jabatan.

“Siapa saja boleh mendaftar asal memenuhi syarat, tentu menunggu Pansel baru dibuka pendaftaran,” tutup Darusman

Sementara, dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Riau Kepri yang digelar beberapa hari kemarin menghasilkan beberapa keputusan. Teranyar, RUPS LB telah menetapkan nama direksi BRK hasil fit and propertes dari Otoritas Jasa Keuangan. Pimpinan BRK tersebut yakni, Tengku Irawan sebagai Direktur Kredit dan Syariah BRK untuk empat tahun ke depan.

Gubernur Riau, Syamsuar, mengatakan pemegang saham dalam RUPS sudah menetapkan satu dari dua nama calon Direktur Kredit dan Syariah yang direkomendasikan OJK. Yakni Direktur Kredit dan Syariah kepada pemegang saham, yakni Syahrul dan Tengku Irawan.

“Tadi malam (Senin Red), sudah diputuskan yang jadi Direktur Kredit dan Syariah Tengku Irawan,” ujar Syamsuar, Selasa (23/4).

Sementara itu untuk calon Komisaris dan Direktur Dana dan Jasa yang sebelumnya telah diajukan Tim Pansel ke OJK, Gubri menyampaikan OJK belum mengeluarkan rekomendasi.

“Kita belum tahu apakah calon Komisaris dan Direktur Dana dan Jasa itu disetujui atau tidak oleh OJK, karena kami belum dapat rekomendasinya,” tuturnya.

Terpisah, Kepala OJK Perwakilan Riau Yusri, saat dikonfirmasi perihal belum diserahkan rekomendasi atas hasil fit and proper test calon Komisaris dan Direktur Dana dan Jasa yang belum disampaikan ke Pemprov Riau mengatakan, pihaknya memang belum menyampaikan rekomendasi ke pemegang saham BRK karena ada beberapa persyaratan yang belum dilengkapi.

“Untuk calon Komisaris dan Direktur Dana dan Jasa BRK saat ini masih dalam proses, karena ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi,” jelasnya.

Namun Yusri enggan menjelaskan syarat seperti apa yang harus dipenuhi calon Komisaris dan Direktur Dana dan Jasa BRK, dengan alasan persoalan tersebut sangat teknis.

“Saya tak bisa sampaikan itu karena sangat teknis betul. Yang jelas semua dalam proses, kalau sudah pasti kita serah ke Pemprov Riau,” tutupnya. (nur)

Comments

News Feed