oleh

Dua Perusahaan Pemenang Lelang Paket Sembako Miliaran di Bengkalis

BENGKALIS (HR)-Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis Raja Arlingga melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan M Jefri mengimbau, agar seluruh penyedia atau pemenang lelang pengadaan kebutuhan pokok pasar murah yang sudah ditetapkan dan diumumkan di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Bengkalis untuk segera melapor.

Karena untuk pendistribusian paket Sembako pasar murah akan didistribusikan nanti akan menyesuaikan dengan jadwal safari Ramadhan kepala daerah, yang dijadwalkan 7-22 Mei 2019 mendatang.

“Kita juga mau mendengar penjelasan dari penyedia bagaimana teknis pendistribusiannya. Sehingga dalam pelaksanaannya nanti agar tepat waktu dan tepat sasaran,” ungkap M Jefri kepada wartawan, Rabu (24/4) siang.

Sebagaimana diketahui tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Disdagperin mengalokasikan sebanyak 14.950 <14950> paket beberapa kebutuhan pokok murah atau setara sekitar Rp3,4 miliar untuk dijual ke masyarakat dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Bengkalis.

Belasan ribu paket bahan pokok itu akan dipasarkan ke 4 wilayah regional di Kabupaten Bengkalis. Yaitu, Regional I paket bahan pokok untuk dijual ke masyarakat kurang mampu di Kecamatan Bengkalis sebanyak 2.600 paket dan Bantan sebanyak 2.500 paket.

Kemudian akan dijual di Regional II, untuk keluarga kurang mampu di Kecamatan Bukit Batu sebanyak 800 paket, Siak Kecil 850 paket, Bandar Laksamana 500 paket. Selanjutnya untuk masyarakat, kurang mampu di Regional III, yaitu di Kecamatan Mandau ada sebanyak 1.700 paket, Pinggir ada 1.800 paket, Bathin Solapan sebanyak 900, Talang Muandau 800 paket. Dan untuk Regional IV, akan dijual di Kecamatan Rupat sebanyak 1.500 paket, dan ke Rupat Utara 1.000 paket.

Bahan pokok yang dijual dalam kegiatan pasar murah khusus untuk keluarga kurang mampu itu, terdiri dari tiga komoditi. Yaitu, beras dengan berat 10 kilogram, minyak goreng 2 liter dan gula pasir 3 kilogram. Satu paket bahan pokok tersebut harga normal di pasaran berkisar Rp300 ribu dan akan dijual ke masyarakat kurang mampu dengan harga Rp50 ribu sedangkan sisa harga paket tersebut disubsidi pemerintah.(rtc/mel)

Comments

News Feed