oleh

Kebutuhan Pokok Aman Enam Bulan ke Depan

PEKANBARU (HR)- Ketersediaan beras dipastikan aman sampai enam bulan ke depan. Sementara, untuk harga kebutuhan pokok secara umum masih stabil, kecuali untuk sejumlah item, seperti harga bawang putih yang mengalami kenaikan.

Demikian hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Gubernur Riau, Syamsuar, Rabu (24/4).
Untuk beras di gudang Bulog  Divre Riau-Kepri masih aman untuk mencukupi kebutuhan masyarakat di Provinsi Riau selama bulan Ramadhan nanti.

Hal itu diungkapkan oleh Gubri usai melakukan kunjungan lapangan ke pasar rakyat dan retail modern, gudang Bulog dan gudang distributor dalam rangka menjaga ketersediaan stok pasokan dan stabilisasi harga barang kebutuhan pokok menghadapi bulan puasa dan lebaran tahun ini.
“Jadi, sesuai apa yang ada di Bulog tadi. Bulog sudah menyiapkan stok beras di gudangnya. Insya Allah cukup untuk mencukupi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan,” ujar Gubri, Rabu (24/4)

Selain beras, Gubri juga meyakinkan stok pasokan gula pasir, daging beku, dan minyak goreng juga masih aman. Sehingga kekhawatiran kelangkaan terhadap bahan-bahan ini nanti dapat diatasi. Begitu juga dengan stok ketersediaan gas elpiji dan HET atau harga eceran tertingginya. Di mana, kata Syam, harga eceran gas di Pekanbaru sudah menyesuaikan dengan HET.

“Untuk gas, harganya sudah stabil ikut HET. Kalau di pasar, tadi memang ada kenaikan harga bawang putih. Tapi sudah ada operasi pasar tadi, jadi bisa diatasi,” terangnya.

Bila nanti tiba-tiba terjadi kenaikan harga, imbuh Syam, hal itu akan ditangani Bulog dengan mengadakan operasi pasar murah seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Adanya Bulog ini, kalau beras naik nanti mereka operasi pasar. Lagi pula Bulog juga punya beras sendiri, harganya mukai Rp8.600 per kilogram. Tidak cuma itu, minyak goreng, gula dan daging beku mereka juga punya stok dengan harga murah,” ungkapnya.

Gubernur Riau, bersama Wakil Gubenrur Riau, juga meninjau kestabilan harga di beberapa pasar tradisional yang ada di Riau. Peninjaun diawali ke pasar Agus Salim dan dilanjutkan ke pasar Cik Puan Pekanbaru. Di dua pasar rakyat itu, gubernur Riau mempertanyakan langsung harga Sembako kepada pedagang. Dan seperti tahun-tahun sebelumnya biasanya kenaikan harga terjadi saat memasuki bulan Ramadhan dan lebaran.

“Secara umum harga masih stabil. Tadi waktu di pasar sempat ada kenaikan harga bawang putih, tapi sudah diantisipasi oleh Kementerian Perdagangan dengan melakukan operasi pasar sehingga sudah bisa teratasi,” kata Gubri.

“Kita tahu seperti biasa kalau bulan puasa selalu ada keluhan-keluhan masyarakat soal pangan. Maka kita harapkan puasa ini harga pangan lebih stabil, tidak ada kenaikan harga. Sehingga masyarakat kita dapat memenuhi kebutuhan konsumsinya selama Ramadan,” tambahnya.
Sementara itu Kepala Devisi Bulog Regional Riau Kepri, Abdul Muis S Ali, mengatakan, stok Sembako seperti beras, minyak, gula dan tepung dipastikan aman sampai lebaran.

“Stok bahan pokok tidak ada masalah. Karena kita sudah ada stok untuk enam bulan ke depan,” katanya.

Dari hasil peninjauan harga beras premium Rp9.500 sampai Rp11.500 per kilogram tergantung asal berasnya. Sedangkan harga minyak Rp11.000, gula Rp10.500, daging kerbau beku Rp70 partai besar dan eceran Rp80 ribu per kilogram. (nur)

Comments

News Feed