oleh

DPRD Sebut PKH 60 Persen tak Tepat Sasaran

PEKANBARU (hr)-Ketua Komisi V DPRD Riau, Aherson, mengatakan bahwa Program Keluarga Harapan (PKH) di Riau belum tepat sasaran. Menurutnya, jika dipersentasekan, 60 persen program tersebut meleset.

Aherson mengatakan, temuan itu didapat dari hasil kunjungan komisi komisi V ke kabupaten kota di Riau, termasuk juga laporan dari masyarakat.
“Program PKH ini menelan anggaran sangat besar, namun ada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tidak semestinya dapat, tidak tepat dan melenceng dari sasaran,” kata Aherson, Senin (6/5).

Politisi Demokrat ini mengatakan, PKH harusnya berdampak positif langsung kepada masyarakat miskin. Namun kenyataannya tidak sesuai tujuan. Pasalnya masyarakat yang harusnya menerima PKH malah justru tidak tersentuh program itu.

“Tidak tepat sasaran ini kami telusuri. Hal ini disebabkan data yang dipakai adalah data usang, data tahun 2013 yang belum diupdate. Sehingga data yang dipakai tidak lagi relevan dengan kondisi terkini masyarakat,” cakapnya lagi.

Permasalahan ini, kata Aherson, menjadi pekerjaan rumah komisi V DPRD Riau. Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengundang camat, Kades, Dinsos serta stakeholder lainnya untuk menyelesaikan persoalan itu.

“Nantinya, jika kabupaten/kota memiliki anggaran untuk memperbaharui data maka dipersilahkan. Namun jika tidak, maka akan diusulkan kepada Pemprov Riau untuk memperbaiki pendataan keluarga PKH yang valid, agar program ini tepat sasaran. Program ini sangat penting untuk membantu mengentaskan kemiskinan di Riau,” cakapnya.(ckc)

Comments

News Feed