oleh

Liverpool Lakukan Comeback Sempurna Menuju Final

MERSEYSIDE (HR)- Liverpool berhasil menjalankan “Mission Imposibble” kala bersua Barcelona di Semifinal Leg 2 Liga Champions 2018/2019. Laga yang dilaksanakan di Stadion Alfield pada Rabu (8/5) dinihari tersebut, Liverpool berhasil menang telak 4-0 atas sang jawara Spanyol.

Meski tampil tanpa Mohamed Salah dan Roberto Firmino serta Naby Keita ternyata tak melemahkan Liverpool. Sepasang gol dari Divock Origi dan Georginio Wijnaldum sukses mengantar The Reds mengandaskan Barca dengan “Comeback” sensasional.

Sejak peluit tanda pertandingan dimulai, Liverpool yang harus mengejar devisit gol mencoba langsung menekan. usaha keras Trio Mane-Origi-Shaqiri berbuah kala usia pertandingan masih tujuh menit. Tendangan mendatar Jordan Henderson masih bisa dimentahkan Marc-Andre Ter Stegen, tapi bola rebound sukses disontek Origi yang berdiri bebasmenjadi gol.

Dikejutkan dengan gol cepat, Barca pun berusaha memberikan serangan balasan. Peluang Lionel Messi dan Philippe Coutinho masih bisa digagalkan Alisson yang tampil brilian di awal babak pertama.

Liverpool memperoleh peluang untuk menggandakan keunggulan di menit ke-24. Andy Robertson yang memiliki ruang tembak cukup terbuka mencoba mengancam Ter Stegen. Namun usahanya masih gagal berbuah gol. Begitupula Barca yang memiliki 2 peluan jelang akhir babak pertama, namun belum membuahkan hasil.

Jelang babak pertama usai, Barca mendapat dua peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Namun lagi-lagi upaya mereka belum membuahkan hasil. Skor 1-0 untuk keunggulan Liverpool pun bertahan hingga turun minum.

Setelah turun minum, juru taktik The Reds,Jurgen Klopp terpaksa menarik keluar Robertson yang mengalami cedera di akhir babak pertama. Bek kiri tersebut digantikan oleh Wijnaldum, dan posisinya digantikan oleh Milner di sektor belakang.

Siapa sangka, masuknya Wijnaldum menjadi awal dari kisah “Miracle of Anfield” bagi Liverpool. Dalam kurun waktu 2 menit, yakni pada menit ke 54 dan 56 gelandang asal Belanda tersebut mencetak 2 gol sekaligus membuat agregat sama kuat 3-3.

Ernesto Valverde lantas melakukan perubahan strategi dengan menarik keluar Coutinho untuk digantikan Nelson Semedo guna menambah kekuatan lini belakang dan sektor sayap. Namun Barca tetap kesulitan membongkar pertahanan Liverpool.

Anfield kembali bergemuruh ketika Origi mencetak gol keduanya di menit ke-79 sekaligus membawa Liverpool membalikkan keadaan agregat menjadi 4-3. Trent Alexander-Arnold dengan cerdik mengambil sepak pojok ketika para pemain Barca masih belum siap. Origi pun dengan mudah meneruskan bola menjadi gol.

Tertinggal 1 gol memaksa Barca melakukan serangan total, cukup dengan 1 gol akan membawa tim asal Spanyol itu melaju ke final. Perubahan pun dibuat, Valverde memasukkan Malcom untuk menggantikan Ivan Rakitic. Sedangkan Liverpool merespon dengan memasukkan Joe Gomez menggantikan Origi.

Namun hingga akhir laga, tidak ada lagi gol yang tercipta, hasil akhir menunjukkan agregat 4-3 untuk kemenangan Liverpool. Mohammed Salah yang tidak bermain akibat cedera turut kembali kelapangan guna merayakan keberhasilan ini dengan rekan-rekannya. Bahkan Salah menggunakan kaos yang bernada motivasi dengan tulisan Never Give Up.(riz)

Comments

News Feed