oleh

Ramadhan Memumpuk Semangat Berbagi

PEKANBARU (HR)- Kedatangan bulan Ramadhan setiap tahunnya tak henti menjadi penghibur hati orang mukmin. Bagaimana tidak, beribu keutamaan ditawarkan di bulan ini. Pahala diobral, ampunan Allah bertebaran memenuhi setiap ruang dan waktu.

Bulan Ramadhan juga tak ubahnya sebagai ladang untuk berbagi antar sesama, baik berbagi kebaikan maupun berbagi kebersamaan dan rezeki. Seperti itulah gambaran puasa bagi wanita 22 tahun yang merupakan salah satu pendiri Komunitas Muslim Berbagi Riau, Indah Sovia Ranti.

Menurutnya, salah satu pintu yang dibuka oleh Allah untuk meraih keuntungan besar dari bulan Ramadhan adalah melalui sedekah. Islam sering menganjurkan umatnya untuk banyak bersedekah. Dan bulan Ramadhan, amalan ini menjadi lebih dianjurkan lagi. Dan demikianlah sepatutnya akhlak seorang mukmin, yaitu dermawan.

Bagi dara yang kini menjadi pengurus salah satu Panti Asuhan di Pekanbaru ini, Berbagi di bulan puasa adalah satu hikmah yang bisa dipetik dari bulan yang penuh dengan Rahmat Allah. ” Puasa mengajarkan kita untuk berbagi bersama, dimulai berbagi buka puasa dengan sesama muslim, hingga nanti berzakat. Makna inilah yang ditanamkan Ramadhan dalam diri kita,”ujarnya kepada Haluan Riau.

Namun, kebersamaan dan semangat berbagi jangan hanya timbul ketika datangnya bulan puasa saja, tapi semangat tersebut dapat dibawa setelah bulan tersebut berakhir. Jika berhasil, maka ada hikmah puasa yang benar-benar dipetik pelajarannya dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Indah mengaku, Salah satu tujuan dirinya dan rekan-rekanya mendirikan Komunitas Muslim Berbagi berawal dari dari bulan puasa, dan menyadari berbagi tidak harus menunggu bulan kesembilan dalam kalender Hijriyah itu datang.

“Berawal dari bulan puasa, lalu ingin membawa semangat ini jauh lebih besar. Bersama teman-teman lain yang juga sependapat, akhirnya dari berbagi kecil-kecilan menjadi sebuah komunitas,” terang gadis berkacamata ini.

Madrasah Ramadhan adalah momen bagi setiap manusia untuk berbagi sebagian hartanya, mengikis kecintaan yang berlebih terhadap terhadap harta titipan. Infaq atau sedekah secara kasat mata kelihatannya mengurangi harta, sejatinya tidak demikian. Karena harta yang disedekahkan akan mendatangkan balasan yang berlipat ganda. (riz)

Comments

News Feed