oleh

Mantan Kadishub Bengkalis Ditahan Jaksa

 

BENGKALIS (HR)- Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bengkalis, Jaafar Arief sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Operasional Kapal Motor Penumpang (KMP) Tasik Gemilang resmi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, Rabu (8/5) sekitar pukul 13.00 WIB.

Pasca resmi ditahan Jaafar langsung mengenakan pakaian khusus tahanan nomor 05. Sebelum selanjutnya akan dititipkan ke Rumah Tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk, Pekanbaru untuk segera menjalani persidangan. “Penahanan tersangka JA dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB dan langsung dibawa ke Pekanbaru dan secepatnya akan dilimpahkan ke PN Tipikor,” ungkap Kepala Kejari Bengkalis, Heru Winoto melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) c ketika dikonfirmasi, Rabu (8/5) siang.

Dikabarkan sebelumnya, diduga melakukan tindak pidana korupsi (Tipikor) anggaran Operasional (KMP Tasik Gemilang dan merugikan negara mencapai sekitar Rp1,3 miliar, Kadishub Kabupaten Bengkalis Tahun 2017 lalu, Ja’afar Arief dan seorang Kontraktor YA alias Edi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, Rabu (26/12/18).

Dalam penetapan tersangka terhadap kedua orang tersebut, setelah Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPK-P) menyampaikan hasil audit operasional KMP. Tasik Gemilang ke Kejari Bengkalis kurun waktu 2012 hingga 2015 dengan kerugian negara mencapai Rp1,3 miliar. Sementara itu, JA yang sempat ditemui mengatakan, bahwa dana operasional KMP Tasik Gemilang yang belum disetor ke kas daerah, menurutnya karena memang masuk dalam utang piutang pihak rekanan.

“Sebenarnya perkara ini hanya masuk perdata, karena bukan masuk unsur penggelapan. Jelas diakui rekanan, bahwa itu adalah utang rekanan,“ dalihnya singkat waktu itu.(rtc)

Comments

News Feed