oleh

Rektor UIN bantah Pecat UAS sebagai dosen

PEKANBARU (HR)-Beredarnya surat edaran dari Komisi Aparatur Sipil Negara membuat heboh masyarakat khususnya di sosial media. Rektor UIN Sultan Syarif Kasim Riau Prof.Dr. Ahmad Mujahidin membantah isu yang menyebutkan pemecatan Ustaz Kondang Abdul Somad sebagai dosen di perguruan tinggi Islam terbesar di Provinsi Riau tersebut.

Menurut Ahmad saat dikonfirmasi pada Rabu (8/5) mengatakan surat tersebut hanya berisi tentang permintaan klarifikasi dari KASN terkait sikap UAS yang menyatakan dukungannya kepada salah satu pasangan calon presiden beberapa waktu lalu.

“Surat itu kita terima tanggal 2 Mei kemarin. Saat ini kami sedang berupaya menghubungi UAS. Beliau belum bisa dihubungi,” katanya.
Sang Rektor membenarkan adanya surat KASN yang saat ini beredar luas di kalangan masyarakat. Namun,sejumlah warga net menyebarkan isu bahwa surat tersebut bentuk pemecatan UAS sebagai dosen UIN Suska Pekanbaru.

Ahmad mengatakan bahwa surat itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan pemecatan UAS. Bahkan, dia mengatakan Rektor UIN Suska sama sekali tidak memiliki niat untuk mencopot Abdul Somad sebagai dosen dengan status ASN itu. Bahkan dirinya mengaku bahwa UAS merupakan aset sebagai dosen berprestasi.

Hingga saat ini, dirinya mengatakan masih terus berupaya menghubungi UAS. Dia menuturkan telah mengirimkan surat ke kantor Tafaqquh menajemen UAS pada tanggal 6 Mei kemarin. Selain itu, pihaknya juga terus berupaya menghubungi via telfon dan WhatsApp, meski hingga kini belum ada jawaban dari ustaz sejuta umat itu.

“UAS belum bisa dikontak. Makanya belum bisa klarifikasi ke beliau,” kata Akhmad.

Lebih jauh, dia menuturkan KASN memberikan waktu hingga 14 hari sejak surat itu diterima. Dia mengatakan meski surat itu dikeluarkan tanggal 16 April 2019 lalu, dirinya baru menerimanya pada 2 Mei 2019 kemarin.

“Iya betul. Surat itu tanggal 2 (Mei) kemarin sampai. Maka 14 hari sejak 2 Mei itulah,” ujarnya.

UAS Cuti Belajar

Saat disinggung keberadaan UAS yang membuat Rektor kesulitan mencari dosennya itu, Ahmad mengatakan bahwa sejatinya UAS saat ini tengah mengambil cuti belajar untuk program Doktoral.

Dia mengatakan UAS sedang dalam masa cuti mengajar untuk menyelesaikan studi program doktor (S3) Konsentrasi Al-Sunnah wa Ulumum Hadits, di Omdurman Islamic University, Khartoun Sudan. “Saya sendiri yang memberikan izin cuti kepada beliau,” tuturnya.

Dia pun memperlihatkan surat izin belajar melalui SK Pemberian Tugas Belajar, Nomor: B-5648 /SJ/BII.4/Kp.02.3/08 /2018. Masa tugas belajar diberikan selama enam semester terhitung tahun ajaran 2018/2019 sampai dengan 2020/2021. “Secara administrasi, beliau sedang masa belajar menyelesaikan studi S3 di Sudan,” ujarnya.(riz)

Comments

News Feed