oleh

56 Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Bakal Ditertibkan

PEKANBARU (HR)- Sebanyak 56 dari 80 penghuni Rusunawa Yos Sudarso, bakal ditertibkan. Selain menunggak sewa selama lima bulan, aktivitas mereka juga sudah mulai meresahkan warga sekitar.

“Mulai Senin (13/5), kita kasih surat kepada penghuni yang menunggak sewa, selama tiga hari berturut-turut. Setelah itu kita minta kosongkan Rusunawa itu,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pekanbaru, Agus Pramono,Kamis (9/5).

Dalam penertiban itu nanti, Agus, menyebut dilakukan secara persuasif, meski pihaknya harus menerima kemarahan dari penghuni, tapi itu merupakan resiko yang harus diterima dirinya bersama personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
“Apabila mereka masih bandel tak mau pindah, saya akan perintahkan anggota untuk tidur di sana. Pasti mereka merasa tak nyaman,” jelas Agus Pramono.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kota Pekanbaru, Ardhani, singkat menjelaskan, sekitar 80 Kepala Keluarga menghuni di sana. Sekitar 56 di antaranya menunggak sewa. “Ada 80 KK, sekitar 56 di antaranya menunggak sewa. Itu saja ya, saya lagi rapat,” jelas dia seraya menutup sambungan telepon.

Diberitakan sebelumnya, aktivitas penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa di Jalan Yos Sudarso, mulai meresahkan. Bukan hanya berdampak terhadap warga sekitar, juga dirasakan Pemko Pekanbaru. Selain tidak membayar sewa, banyak warga sekitar yang menduga penghuni menjadikan Rusunawa sebagai tempat pesta narkoba. Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah penghuni Rusunawa di sana sekitar 80 Kepala Keluarga. 57 di antaranya menunggak sewa selama 4 bulan.

Wako Pekanbaru, Firdaus,MT, dikonfirmasi menegaskan, kalau banyak penghuni yang bandel langsung ditertibkan saja. “Kalau memang banyak yang bandel, sebaiknya langsung ditertibkan saja. Sebab sudah meresahkan,” tegas Wako, Selasa (23/4).

Para penghuni yang tinggal di Rusunawa harus mematuhi aturan yang ada. Termasuk harus disiplin dalam menunaikan kewajiban membayar sewa. “Para penghuni yang menunggak awalnya cuma diberi teguran lisan. Mereka yang tidak kunjung bayar bisa langsung ditertibkan saja,” tegasnya.

Wako meminta kepada Unit Pelaksana Teknis Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pekanbaru mendata para penghuni. “Para warga yang ada di Rusun diimbau taat aturan selama di sana. Kalau memang tak mampu bayar sewa, sampaikan,” imbuhnya.

Wako juga gerah dengan ulah para penghuni rusunawa yang nekat menyalahgunakan narkoba, bahkan disebutkan, oknum penghuni yang terbukti positif narkoba bisa dilaporkan ke pihak berwajib.”Kalau baru pengguna ya dibina. Kalau sudah pengedar itu merusak, bisa diamankan polisi atau BNN,” jelasnya.

Para penghuni sudah berada di Rusunawa sejak tahun 2018 silam. Sosialisasi terkait itu juga sudah disosialisaskan pengelola termasuk harga sewa. Mereka seharusnya membayar uang sewa. Mereka harus membayar sewa sesuai Peraturan Daerah Kota Pekanbaru Nomor 1 tahun 2015 tentang Pengelolaan Rusunawa. (her)

Comments

News Feed