oleh

Hari Ini, Tim Yustisi Tertibkan Pedagang

PEKANBARU (HR)- Menurut rencana hari ini Senin (13/5), Tim Yustisi Pemko Pekanbaru mulai menertibkan pedagang yang berjualan menempati Terminal C di Bandar Raya Payung Sekaki. Terminal tersebut akan difungsikan untuk operasional Bus Trans Metro Pekanbaru.

“Jadi Tim Yustisi, besok (hari ini- red) bakal meninjau lokasi terminal untuk memastikan terminal bisa dikosongkan. Banyak pedagang di sana, susah bus TMP parkir. Sebagian unit bus TMP sudah berada di terminal itu,” kata Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Yuliarso, Minggu (12/5).

Rencana penertiban pedagang di Terminal C BRPS sebelumnya sudah dirapatkan bersama, Jumat (8/5) kemarin, dipimpin Asisten I, Bidang Pemerintahan, Azwan. Dalam arahannya, meminta Satpol PP untuk melakukannya, sebab Pemko tidak mau didikte oleh pedagang. “Kepada Kasat Pol PP, saya perintahkan untuk menertibkan para pedagang di Terminal Angkutan Dalam Kota BRPS, hari Senin,” kata Azwan yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Yustisi Kota Pekanbaru.

Para pedagang yang masih bertahan di Terminal BRPS, kata Azwan, semula berasal dari Pasar Cik Puan, namun karena terminal akan dioperasikan maksimal maka mereka dipindahkan. Menurut laporan dari Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, sebelumnya pedagang sudah komit pindah pada tanggal 10 April 2018 silam. “Awalnya para pedagang sudah sepakat untuk pindah, belakangan hari ternyata muncul dinamika baru, demikian juga hal yang sama terjadi pada September 2019,” kata Azwan.

Kebutuhan untuk pengoperasian Terminal BRPS yang dikelola Pemko berkaitan dengan program Sapta Pesona yang diterapkan di sejumlah Terminal Type yang dikelola Kementerian Perhubungan. “Optimalisasi operasi terminal berdampak pada pengalihan bus Trans Metro yang selama ini parkir di Terminal, sehingga untuk menampung bus-bus itu, maka Terminal Dalam Kota BRPS harus difungsikan. Di areal terminal angkutan dalam kota itulah saat ini para pedagang bertahan, itu yang harus kita bersihkan,” tutupnya.(her)

Comments

News Feed