oleh

Dishub Bakal Bikin Portal di Terminal BRPS

PEKANBARU (HR)- Keberadaan pedagang yang melakukan aktivitas bongkar muat di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru dinilai sudah sangat mengganggu. Pasalnya, area tempat pedagang membuka lapak akan digunakan untuk parkir bus Trans Metro Pekanbaru (TMP).

Keberadaan pedagang di lokasi itu sudab ada sejak beberapa tahun lalu, sejak penggusuran yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru di sepanjang Jalan Tuanku Tambusai. Saat ini ada sekitar 300 pedagang yang mendirikan lapak di sana. Rencananya ratusan pedagang ini akan dipindah ke pasar induk Pekanbaru yang ada di Jalan Soekarno Hatta.

Namun, sampai kini, pasar yang dikerjakan PT Agung Rafa Bonai, sebagai pemenang tender lelang investasi, belum juga selesai. Untuk solusi, Pemko Pekanbaru menyediakan lahan bagi pedagang yang menempati area terminal. Lahan yang disediakan berada di belakang terminal BRPS. Lokasi itu beberapa waktu lalu sudah dibersihkan Pemko Pekanbaru agar bisa ditempati oleh ratusan pedagang ini.

Pelaksana tugas Kepala Dishub Kota Pekanbaru Yuliarso saat berada di terminal mengatakan, pemindahan pedagang dari lokasi saat ini sudah disepakati saat rapat bersama pekan lalu. “Tim siapkan portal, agar tidak bisa jadi akses masuk. Sedangkan satu lagi akses untuk TMP,” kata Yuliarso, Senin (13/5).

Lanjutnya, portal itu segera dipasang. Kemudian, malamnya akan ada petugas yang berjaga agar pedagang tidak bisa masuk ke lokasi. “Hari ini kita pasang. Ada petugas yang berjaga malam ini,” katanya. Jadi, kata dia, mulai Senin malam tidak ada lagi pedagang yang boleh masuk ke lokasi itu. Jika masuk, artinya pedagang sudah melanggar ketentuan yang diberlakukan Pemko Pekanbaru. “Intinya tetap sesuai rapat, bahwa hari ini meminta pedagang bongkar sendiri lapaknya,” tegasnya.(hrc)

Comments

News Feed